Bagikan

WONOSOBO(SUARABARU.ID)-Warga Wonosobo kini patut bersyukur. Pasalnya, saat ini, di daerah berjuluk Aman, Sehat, Rapi dan Indah (ASRI) tersebut, sudah bebas dari pasien positif covid-19.

Pasien positif virus Corona ke-83 yang dirawat di RSUD Banyumas, Selasa (30/6), dikabarkan sudah sembuh. Karena hasil swabnya telah dinyatakan negatif.

Rasa syukur tersebut layak dipanjatkan. Sebab, sejak diumumkan kasus positif covid-19 kali pertama, Rabu (25/3) hingga kasus berikutnya, selama hampir 3 bulan lebih, warga Wonosobo dibayangi rasa takut, panik dan cemas yang luar biasa.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Pemkab Wonosobo, dr Mohammad Riyatno MKes, Selasa (30/6) petang, membenarkan jika kasus positif virus Corona ke-83 telah dinyatakan sembuh.

Pasien Covid-19 yang dirawat di RSUD KRT Soetjonegoro Wonosobo menerima sertifikat bebas virus Corona. Foto : SB/Muharno Zarka

Zero Covid-19

“Alhamdulillah, setelah selama 3 bulan lebih warga Wonosobo berperang melawan virus Corona, kini orang yang terjangkit covid-19 sudah tidak ada lagi. Semoga ke depan seterusnya daerah ini bebas dari ancaman virus yang berasal dari Wuhan itu,” katanya.

Menurut Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) setempat, dr Mohammad Riyatno MKes, saat ini masih ada 30 warga yang menunggu hasil swab untuk menentukan status negatif atau positif virus Corona. 3 PDP dirawat di rumah sakit dan 27 PDP lainnya melakukan isolasi mandiri di rumah.

“Mohon doa seluruh warga Wonosobo, mudah-mudahan hasil swab 30 PDP negatif semua. Sehingga daerah ini benar-benar bebas dari ODP, PDP dan positif covid-19. Jika sudah bebas Covid-19 dan masuk zona hijau, Wonosobo aman dari virus Corona,” tegasnya.

Pihaknya menyampaikan apresiasi yang tinggi dan ucapan terima kasih kepada tim medis, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten hingga Desa/Kelurahan, relawan, TNI-Polri, elemen masyarakat dan seluruh warga, yang telah bersatu-padu melawan virus Corona.

Juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Wonosobo, dr Mohammad Riyatno. Foto : SB/Muharno Zarka

Tetap Waspada

“Saya yakin, tanpa kerja keras semua pihak, upaya memutus mata rantai penularan dan penyebaran virus Corona di masyarakat, tidak akan berjalan maksimal. Karena dalam meredam kasus covid-19 ini pemerintah tidak bisa berjalan sendiri,” tuturnya.

Meski demikian, pria murah senyum itu, juga tetap mewanti-wanti pada warga setempat dan segenap pihak yang saat ini masih berada di garda terdepan penanganan Covid-19, agar tak berpuas diri atau bahkan mengendurkan kewaspadaan.

“Meski siap memasuki zona hijau dan menyambut era new normal, saya tetap mengimbau seluruh warga Wonosobo untuk tetap mentaati protokol kesehatan Covid-19. Kenakan masker, rajin cuci tangan pakai sabun, jaga jarak dan hindari kerumunan yang berpotensi menjadi media penularan virus Corona,” ajaknya.

Dr Mohammad Riyatno, menambahkan meski secara lokal Wonosobo sebentar lagi masuk zona hijau karena seluruh pasien positif Covid-19 telah sembuh, secara nasional maupun lingkup regional Provinsi Jawa Tengah, kasus positif virus Corona masih ada dan tetap berbahaya.

“Warga Wonosobo tidak boleh lengah atau kendur untuk mengantisipasi penyebaran dan penularan virus Corona. Tetap lanjutkan upaya penelusuran potensi resiko dengan rapid test massal untuk menuntaskan dan memutus mata rantai covid-19. Tidak ada lagi penambahan ODP, PDP maupun kasus positif virus Corona,” tandasnya.

Muharno Zarka/mm

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here