Bagikan
Sejumlah tim medis sedang melakukan rapid test terhadap keluarga positif Corona di Dusun Kuwukan Desa Mangunrejo Kalikajar Wonosobo. (Foto : SB/Muharno Zarka)

WONOSOBO(SUARABARU.ID)-Satuan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kecamatan Kalikajar Wonosobo bertindak cepat. Keluarga pasien positif Corona yang merupakan klaster Lembang Bandung Jawa Barat ditracking dan dilakukan rapid test.

Dua warga berinisial WN (52) dan SJ (61) yang tinggal di Dusun Kuwukan Desa Mangunrejo Kalikajar dan merupakan jamaat Gereja HOG Wonosobo punya riwayat kontak dengan jamaat Gereja House of Glory Lembang Bandung.

Camat Kalikajar Wonosobo, Bambang Trie, Kamis (4/6) petang, menyatakan kedua warga tersebut sebelumnya sudah masuk pasien dalam pengawasan (PDP) di RSUD KRT Soetjonegoro.

Baca Juga: New Normal, Pergulatan Tak Terpapar, Tak Terkapar, Tak Lapar..?

“Meski tanpa gejala, pasangan suami istri itu, setelah dilakukan test swab hasilnya positif terjangkit virus Corona. Saat ini keduanya diisolasi dan dilakukan perawatan secara intensif di rumah sakit,” jelasnya.

Camat Kalikajar Wonosobo, Bambang Trie. Foto : SB/Muharno Zarka

Non Reaktif

Menurut mantan Sekretaris Kecamatan Sapuran tersebut, jumlah anggota keluarga yang dilakukan rapid test sebanyak 18 orang. Mereka merupakan keluarga dan tetangga dekat kedua pasien positif Covid-19.

“Namun, alhamdulillah, dari hasil rapid test, ke 18 orang tersebut hasilnya semua non reaktif. Meski demikian ke-18 warga tetap diminta melakukan isolasi mandiri selama 14 hari di rumah masing-masing,” katanya.

Pelaksanaan rapid test, tambah Bambang Trie, berjalan lancar. Karena semua warga pro-aktif dan siap sedia dilakukan pemeriksaan kesehatan. Warga lain juga diminta jujur jika pernah melakukan kontak erat dengan dua pasien positif Corona.

“Setelah ada dua warga setempat dinyatakan positif Corona, sementara waktu, Dusun Kuwukan Desa Mangunrejo, dilakukan lock down untuk pembatasan warga kontak dengan orang luar dusun sebagai ikhtiar memutus mata rantai penyebaran dan penularan virus corona,” tegasnya.

Muharno Zarka/mm

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here