Pemkot Tegal Siapkan Antisipasi Situasi Terburuk

2109
0
Bagikan
JAGA JARAK - Peserta Rapat Koordinasi Gugus Tugas Covid-19 Kota Tegal duduk secara berjauhan.

TEGAL (SUARABARU.ID) – Pemerintah Kota Tegal bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) Kota Tegal, tengah membahas bagaimana antisipasi penanggulangan wabah corona virus desease 19 (Covid-19), apabila sampai terjadi situasi terburuk.

Hal itu diungkapkan Wakil Wali Kota Tegal Muhammad Jumadi, sesaat setelah mengikuti rapat koordinasi Gugus Tugas Covid-19 Kota Tegal, bersama Forkopinda Kota Tegal, Selasa (7/4) di Pringgitan, Komplek Balai Kota.

Jumadi menuturkan bahwa pertemuan dengan Forkopinda merupakan pertemuan pertama pada April 2020, untuk menegaskan kembali langkah-langkah yang akan diambil apabila terjadi hal yang tidak diinginkan, dengan keadaan terburuk.

“Keputusan rapat hari ini adalah mempersiapkan semua kemungkinan-kemungkinan yang akan terjadi, termasuk kemungkinan yang terburuk terkait wabah covid-19 ini. Pemkot akan berkerja sama dengan semua pihak untuk mencari jalan keluar dalam menangani wabah ini,” ujarnya.

Jumadi menyampaikan, Pemkot sedang berhitung jumlah penerima manfaat bagi bantuan kepada masyarakat yang terdampak. Saat ini, lanjutnya, Pemkot sudah memiliki data warga miskin sebanyak 14.111 orang. jumlah ini nantinya akan ditambah dengan PKL, juru parkir, pemilik kios di tempat wisata termasuk paramedis, yang ditaksir berjumlah 16.000-an penerima.

Terkait dari sumber dana, Jumadi menjelaskan bahwa nantinya akan bersumber dari APBD kota Tegal, sesuai dengan arahan Surat Edaran Menteri Dalam Negeri bahwa pemerintah daerah bisa merealokasi anggaran dalam penanganan wabah covid-19, dan nantinya dilaporkan ke DPRD.

Pendanaan bersumber dari realokasi anggaran, kas daerah dan dana tak terduga serta bantuan dari ASN Kota Tegal.

Sementara itu data terbaru pemantauan covid-19, jumlah orang dalam pemantauan (ODP) 160 orang, terdiri dari 126 dalam pemantauan, 34 orang dipulangkan. Sedangkan jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) ada 43 orang, terdiri dari 9 Dirawat, 30 orang dipulangkan.

Untuk pasien positif covid-19 ada tiga pasien yang dinyatakan positif, dua Orang masih dirawat dan satu orang meninggal.

Akbar Budi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here