Bagikan
DITUNDA: Suasana di Anfiled, Liverpool, Inggris, pada Jumat (13/3/2020) lalu, setelah Liga Premier ditunda akibat semakin meningkatnya virus Corona. Foto: antara

JAKARTA (SUARABARU.ID)– Musim Liga Inggris 2019-2020 telah ditunda setidaknya sampai 30 April mendatang, karena pandemi Covid-19. Dan kepastian dimainkannya kembali kompetisi pada Mei, terlihat masih samar-samar.

Saat ini para pengelola sepak bola Inggris, akan melakukan pertemuan pada Jumat (3/4/2020), untuk mendiskusikan opsi-opsi yang mereka miliki, guna menyelamatkan musim ini.

Para pengambil kebijakan itu, setidaknya telah membuat prediksi tiga skenario yang kemungkinan besar akan dipertimbangkan pada diskusi itu, perihal bagaimana meneruskan dan mengakhiri musim 2019/2020.

BACA JUGA : Inggris Lockdown, Mourinho Awasi Latihan via Video

Opsi pertama bagi klub-klub adalah, memainkan semua pertandingan tersisa tanpa penonton di tempat netral. Dan hanya para petugas penting serta personel siaran langsung yang diizinkan datang.

Terdapat keyakinan, bahwa hal itu mendapat dukungan dari sebagian besar klub, dengan potensi memainkan sembilan pertandingan tersisa pada Juni dan Juli. Pertandingan-pertandingan itu dilaporkan dapat dimainkan di satu atau dua kota di Midlands dan London.

Hal itu berarti, para pemain dan pelatih akan dikarantina dari keluarga mereka di pemusatan latihan, seperti saat berlangsungnya Piala Dunia, untuk mencegah meluasnya infeksi. Kebersihan stadion-stadion, hotel, dan fasilitas latihan juga akan dapat diawasi dengan ketat.

Opsi berikutnya, menunda berlangsungnya pertandingan juga menjadi pilihan. Pada skenario itu, pertandingan-pertandingan Liga Inggris akan dimainkan setelah pandemi Covid-19 benar-benar dapat ditangani sepenuhnya.

Dengan prakiraan-prakiraan yang meramalkan pandemi itu akan mencapai puncaknya di Inggris pada Juni, diperkirakan acara-acara olahraga baru dapat berlangsung kembali pada Agustus atau September.

Dengan penundaan itu, musim kompetisi akan dapat diselesaikan. Bagi panitia Liga Inggris, itu berarti mereka tidak akan perlu membayar sekitar 750 Poundsterling, kepada stasiun-stasiun televisi karena melanggar kontrak.

Meski demikian, hal itu akan memberi dampak besar pada musim depan. Musim depan sendiri berpotensi diperpendek, demi persiapan Piala Eropa yang harus digeser ke 2021.

Sementara itu, penyerang Tottenham Hotspur Harry Kane berpendapat, musim ini semestinya dibatalkan jika tidak dapat berakhir pada Juni.

”Bermain pada Juli atau Agustus dan mendorong musim depan, saya tidak melihat banyak keuntungan di sana. Mungkin bagi saya batasnya adalah akhir Juni. Jika musim tidak selesai pada akhir Juni, kami perlu melihat opsi-opsi lain dan menatap musim depan,” kata Kane.

Opsi terakhir bagi Liga Inggris, di mana sejumlah klub telah terang-terangan menyatakan keinginan untuk membatalkan musim 2019/2020. Beberapa tokoh senior di klub sepak bola Inggris meyakini, sekarang ini tidak ada tempat untuk olahraga. Pernyataan itu juga termuat dalam laporan terkini The Athletic, sebuah media terbitan London.

Kecuali Disepakati
Ketua FA Greg Clarke sendiri pada awal Maret lalu pernah mengatakan kepada Liga Inggris, dia tidak percaya musim ini akan dapat diselesaikan. Clarke mengungkapkan, bila musim dibatalkan, dapat memicu tuntutan hukum dari sejumlah klub. Terlepas dari posisi mereka di klasemen akhir.

Saat ini Liverpool hanya memerlukan dua kemenangan lagi untuk merebut gelar liga perdana mereka sejak 1990. The Reds juga menggenggam keunggulan 25 poin atas tim peringkat kedua Manchester City.

Membatalkan musim akan menghantam harapan mereka untuk mengakhiri puasa gelar liga selama 30 tahun, kecuali disepakati bahwa mereka dinobatkan sebagai juara.

Sedangkan Manchester United, Wolverhampton, Sheffield United, dan Totenham Hotspur, yang semuanya berada di luar empat besar, akan meyakini peluang mereka masuk Liga Champions telah dihapus begitu saja.

Aston Villa akan terdegradasi bersama Norwich dan Bournemouth. Namun pasukan Dean Smith memiliki harapan pada satu pertandingan yang belum dimainkan, untuk menjadi alasan mereka melompati Watford sekaligus mengamankan posisinya.

Di Divisi Championship, dua tim teratas, Leeds United dan West Bromwich Albion akan murka jika peluang promosi mereka dihapus akibat dibatalkannya musim ini.

Ant-Riyan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here