Bagikan
Dokumentasi ecalang atau petugas pengamanan adat Bali memantau situasi saat Hari Raya Nyepi Tahun Saka 1941 di kawasan Jalan Tol Bali Mandara, Bali, Kamis (7/3/2019). (Foto-ANTARA )

DENPASAR, (SUARABARU.ID) – 572 personel Polresta Denpasar dikerahkan dalam pengamanan menjelang pelaksanaan Hari Raya Suci Nyepi Tahun Çaka 1942 di Bali pada 25 Maret mendatang, mulai dari pengecekan sarana prasarana dan kendaraan bermotor.

“Dalam pengamanan ini jangan arogan dan jaga nama baik Polri khusunya Polresta Denpasar dalam setiap pelaksanaan tugas. Minimalisasi segala bentuk potensi gangguan kamtibmas yang kemungkinan timbul sebelum, pada saat dan sesudah perayaan hari raya Nyepi Tahun Baru Çaka 1942,” kata Kepala Polresta Denpasar, AKBP Jansen Panjaitan, dalam pelaksanaan kesiapan pengamanan Hari Raya Suci Nyepi, di Denpasar, Jumat.

Ia akan berkoordinasi dengan unsur pengamanan adat dan instansi terkait lain agar tugas itu bisa terlaksana baik.

Selama rangkaian kegiatan Hari Raya Nyepi, mulai dari Melasti, Pengerupukan, (Tawur Agung), Nyepi, dan Ngembak Geni juga turut bekerja sama dengan instansi terkait serta berkolaborasi dengan pecalang dan tokoh adat setempat.

Panjaitan mengatakan dalam perayaan Hari Raya Nyepi tahun ini juga akan dilaksanakan lomba Ogoh-ogoh Piala Kepala Polda Bali di simpang taman sari Sanur, Denpasar. Untuk itu ratusan personel dikerahkan dalam pengamanan Hari Raya Nyepi di Denpasar tersebut.

“Saat Pengerupukan hal yang sama akan memberikan warna dalam pelaksanaan hari raya Nyepi Tahun Baru Caka 1942 di wilayah Polresta Denpasar. Tentu para personel diharapkan tetap memberikan petunjuk yang jelas dan humanis kepada umat atau masyarakat umum yang membutuhkan bantuan kita,” katanya.

Ant-Wahyu

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here