Bagikan
Pembangunan landasan pacu Bandara Blora tahap pertama tuntas dan akan dilanjutkan tahun ini (2020). (Foto : SB/Ist)

BLORA (SUARABARU.ID) – Jika tidak ada aral melintang, Sabtu (11/1/2020) siang, pesawat jenis King Air milik Kementerian Perhubungan akan mendarat perdana di Bandara Blora yang berlokasi di Desa Ngloram, Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah.

Pendaratan  King Air di Bandara yang sempat mangkrak hampir 34 tahun itu, dalam rangkaian uji coba setelah selesai pembangunan tahap pertama (runway).

“Insya Allah, besok pendaratan perdana uji coba Bandara Blora oleh Menteri Perhubungan,” jelas Wakil Bupati Blora, H. Arief Rohman, Jumat (10/1/2020).

Agedanya lainnya, meninjau lokasi yang akan digunakan untuk membangun terminal bandara, dan fasilitas lainnya untuk progres pengembangan Bandara selanjutnya.

Terpisah Kepala Satuan Pelaksana (KSP) Bandara Blora, Abdul Rozzaq, pihaknya membenarkan rencana pendaratan pesawat King Air GT200 T di Bandara berjarak 3,2 kilometer selatan Cepu.

Diberitakan sebelumnya, tertundanya uji coba Bandara Blora yang semula sudah dijadwalkan pada akhir Desember 2019, ternyata menunggu tahapan persiapan administrasi dan teknis dalam operasi penerbangan.

Namun secara umum fisik, runway (landasan pacu) sudah siap untuk landing dan take off pesawat, kata Kepala Kantor Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Kelas III Dewandaru-Karimunjawa, Yoga Komala, Rabu (8/1/2019).

Runway Bandara Blora di wilayah Desa Ngloram, Kecamatan Cepu siap diujicoba pendaratan pesawat King Air. (Foto : SB/Ist).

Melalui Tahapan

Untuk keperluan itu, lanjut Yoga, perlu dilakukan verifikasi secara ketata-kelayakan operasional kebandaraudaraan.

Kelengkapan administrasi itu, antara lain sertifikat bandar udara, airport emergency plan, aerodrome manual, airport safety data dalam aeronautical information publication (AIP).

Dijelaskan Yoga, jika Bandara selesai dibangun 100 persen juga tidak langsung bisa beroperasi, karena harus melewati tahapan-tahapan antara lain publikasi AIP lebih dulu.

Menurutnya, setelah nantinya terpublikasi dalam AIP, Bandara Blora akan bisa terbaca secara internasional, meski nanti baru sebatas melayani penerbangan pesawat carter.

Yoga memastikan, progres pembangunan Bandara sudah rampung secara teknis, dan landasan pacu (runway) siap diuji coba untuk pendaratan pesawat.

Perlu diketahui, reaktivasi (pengaktifan kembali) Bandara Blora berjalan lancar. Kedepannya, Bandara ini bisa melayani penerbangan warga Blora, Grobogan, Rembang, Bojonegoro, Ngawi, Tuban (Jatim) dan sekitarnya.

Wahono/mm

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here