Bagikan
Deputi Pelayanan Publik Kementerian PAN RB Prof DR Diah Natalisa MBA didampingi Bupati Kebumen Yazid Mahfudz berdialog dengan penjaga loket Imigrasi di Mal Pelayanan Publik Jalan Indrakila, Kebumen, Jumat 20/12.(Foto: Suarabaru.id/Komper Wardopo)

KEBUMEN – Pemkab Kebumen terus berbenah di bidang pelayanan publik guna mendorong iklim investasi di daerah. Mal Pelayanan Publik (MPP) yang menyediakan layanan terpadu 250 jenis perizinan dari 25 instansi, Jumat (20/12), diresmikan di Jalan Indrakila Nomor 10 Kebumen.

Peresmian dilakukan Deputi Pelayanan Publik Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN dan RB) Prof Dr Diah Natalisa MBA didampingi Bupati Kebumen KH Yazid Mahfudz serta Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Kebumen Slamet Mustolchah ST MT. Acara dihadiri Kapolres Kebumen AKBP Rudy Cahya Kurniawan dan Kajari Erry Pudyanto Marwantono, para kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di Pemkab Kebumen hingga para camat.

Bupati Kebumen Yazid Mahfudz dalam sambutannya mengungkapkan, MPP tersebut sebagai sarana kolaborasi antarOPD, BUMN dan BUMD, instansi vertikal hingga swasta. Perwujudan MPP sebagai layanan perizinan terpadu itu bertujuan mendukung iklim investasi yang kondusif di Kebumen.

Bupati berharap, melalui MPP Pemkab Kebumen ingin terus melakukan berbagai pembenahan perizinan  seperti penyelarasan standar operasional prosedur, penyelarasan standar mutu pelayanan, memanfaatkan data tunggal, penguatan layanan berbasis  teknologi. Bahkan keberadaan MPP diharapkan memberi manfaat besar bagi warga Kebumen.

“MPP Kabupaten Kebumen ini merupakan yang kedua di Jateng setelah Kabupaten Banyumas. Kami menyediakan 250 jenis layanan dari 25 instansi dan disediakan di 31 loket. Mulai pelayanan perizinan, BPJS, PLN, SIM dan STNK, nikah hingga haji,”ujar bupati.

Tuntutan Zaman

Deputi Pelayanan Publik Kementerian PAN dan RB Diah Natalisa menyambut baik kehadiran MPP di Kebumen. Dengan adanya MPP diharapkan pelayanan akan lebih cepat, lebih mudah dan masyarakat akan memperoleh kenyamanan yang lebih baik. Transparansi  tata kelola pemerintahan mau tidak mau, suka tidak suka, harus dijalani sesuai tuntutan zaman.

Menurut Diah Natalisa,  kehadiran MPP diharapkan mampu membentuk ASN modern yang memiliki pola pikir untuk berkinerja dan selalu memberikan pelayanan terbaik sehingga menambah daya saing dan mendorong iklim investasi. Masyarakat diharapkan bisa menerima manfaat secara langsung.  Masyarakat harus puas dalam pelayanan dan tercapai  kesejahteraan yang terus meningkat.

’’Operasional MPP Ini butuh komitmen pimpinan yang kuat. Kami berterima kasih kepada bapak bupati yang beberapa waktu lalu sudah menyatakan komitmen menandatangani di kantor kami pada Maret 2019. Jadi, bukan hanya pelayanan di Pemkab namun juga melibatkan instansi vertikal dari kementerian dan lembaga, BUMN dan BUMD.”

Diah Natalisa juga mengingatkan bahwa tantangan yang dihadapi sangat beragam dan berbeda satu tempat dengan tempat yang lain. Namun dengan komitmen dan keyakinan yang tulus demi memberikan yang terbaik bagi masyarakat, MPP Kebumen diharapkan lebih berhasil. Bahkan pascaperesmian itu perlu terus dilakukan evaluasi terus menerus agar tujuan dan manfaat pendirian MPP bisa tercapai.

Pada kesempatan tersebut Deputi Pelayanan Publik Kementerian PAN dan RB serta Bupati yang didampingi Ny Yazid Mahfudz juga berkeliling meninjau setiap stan. Bahkan di salah satu loket Kemenag Kebumen berlangsung pernikahan sepasang pengantin yang disaksikan langsung oleh Bupati Yazid Mahfudz dan Deputi Pelayanan Publik Kementerian PAN dan RB hingga ijab kobul selesai.

Suarabaru.id/Komper Wardopo

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here