Bagikan
PIMPIN TAHLILAN: Dekan Fakultas Hukum Unissula, Prof Dr H Gunarto SH SE Akt MHum memimpin tahlilan untuk almarhum Fattakhul Dzikri Hidayatullah, di ruang 1B Fakultas Hukum Unissula, baru-baru ini. Foto: suarabaru.id/muha

SEMARANG (SUARABARU.ID)– Keluarga besar Fakultas Hukum Unissula, selama tujuh hari ini menggelar tahlilan untuk almarhum Fattakhul Dzikri Hidayatullah, yang meninggal saat mengikuti Diksar Mapakum di Boja, Kendal, Minggu (1/12) lalu. Tahlilan digelar di ruang 1B FH Unissula, Jalan Raya Kaligawe, Semarang.

Kegiatan tahlilan diikuti sejumlah dosen, karyawan, mahasiswa dan pengurus organisasi mahasiswa FH Unissula. Menurut Dekan FH Unissula, Prof Dr H Gunarto SH SE Akt MHum, tujuan Tahlilan ini, untuk mendoakan almarhum agar amal ibadahnya diterima Allah SWR, dan ditempatkan di surga.

BACA JUGA : Pilkada Kendal 2020, Murdoko Bakal Menebar Bakti Membangun Kendal

Pihaknya mengaku sangat kehilangan salah satu kader terbaik dari Fakultas Hukum Unissula. ”Tahlilan ini kami adakan selama tujuh hari. Semoga almarhum husnul khotimah,” ujarnya.

Ditambahkan dia, selama tujuh hari tahlilan, sejumlah pimpinan hadir ikut mendoakan almarhum. Mereka antara lain Wakil Dekan I, Dr Widayati SH MH, Wakil Dekan II, Dr Arpangi SH MH, Kepala Prodi S1, Kami Hartono SH MH, Sekretaris Prodi S1, Denny Suwondo SH MH.

Pada hari pertama Tahlilan dipimpin Dekan FH Unissula, Prof Dr H Gunarto SH SE Akt MHum. Kemudian hari kedua dan tiga dipimpin H Winanto SH MH.

IKUTI TAHLILAN: Sebanyak 120 peserta terdiri dari mahasiswa, dosen dan karyawan Fakultas Hukum Unissula, mengikuti tahlilan di kampus Unissula Jalan Raya Kaligawe. Foto: suarabaru.id/muha

Tim Pencari Fakta
Dijelaskan dia, Diksar merupakan program kegiatan tahunan mahasiswa Fakultas Hukum Unissula. Tujuannya, agar mahasiswa mencintai dan sayang terhadap alam semesta. Materi yang disampaikan meliputi teori dan praktik. ”Kami berharap, jika mahasiswa mencintai alam semesta, maka mereka akan mencintai Sang Pencipta alam semesta,” ungkapnya.

Secara kelembagaan, imbuh Gunarto, pihaknya akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap semua kegiatan mahasiswa, sehingga ke depan kegiatan mahasiswa akan lebih berkualitas. Terkait kejadian ini, pihaknya telah membentuk tim pencari fakta Diksar, yang diketuai Dr Rahmat Bowosuharto SH MH dan dibantu Dr Umar Makruf.

”Yang jelas, tidak ada yang kami tutup-tutupi. Kami akan laporkan hasil perkembangan tim pencari fakta Diksar, yang akan menggali informasi dari lapangan,” tandasnya.

Muha/Riyan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here