Kedua belah pihak saat mendatangani MoU.(Foto: dok)

KINERJA Bank Jateng sepanjang tahun 2019, mencatat pertumbuhan positif pada semester pertama.  Untuk kinerja per  31 Juli 2019 untuk penyaluran kredit produktif tercapai sebesar Rp 15,4 triliun dengan pencapaian 89,6% dari target Juli sebesar Rp 15,5 triliun.

Sesuai dengan Misi Bank Jateng yaitu Mendukung pertumbuhan ekonomi regional dengan mengutamakan kegiatan retail banking, dan dalam rangka meningkatkan inklusi keuangan agar pelaku UMKM dapat dengan mudah mengakses layanan perbankan berbasis teknologi yang yang efisien dan aman, khususnya kepada perempuan pelaku UMKM di Jawa Tengah.

Bersamaan dengan acara Fintech Festival 2019 di Hotel Four Point, Manado, Sulawesi Utara, pada Jumat 2 Agustus 2019 dilakukan penandatanganan Nota Kesepahaman antara Hanawijaya selaku Direktur Bisnis Ritel dan Unit Usaha Syariah Bank Jateng dengan Andi Taufan Garuda Putra selaku CEO Amartha Mikro Fintek.

Kerja sama antara Bank Jateng dan Amartha berfokus pada digitalisasi penyaluran kredit serta inovasi produk keuangan guna mempermudah akses pelayanan danp enyaluran kredit kepada segmen mikro dan UMKM di Jawa Tengah.

Hanawijaya menyatakan bahwa sudah bukan saatnya lagi menganggap bahwa lembaga fintech adalah pesaing bank, karena ada segmen yang beririsan maupun yang tidak.

Segmen yang tidak beririsan ini adalah peluang yang bias dikerjasamakan. Seperti halnya kerja sama ini merupakan kerja sama untuk ultramicro pemberdayaan terhadap perempuan dengan model kelompok dan tanggungrenteng, sebagai keamanan semua debitur diasuransikan dengan Jamkrindo.

Menurut dia, kedua perusahaan memiliki visi yang sama untuk mewujudkan inklusi keuangan di Indonesia. ‘’Keunggulan teknologi yang dimiliki oleh Amartha, akan memudahkan kami untuk dapat melayani lebih banyak lagi pelaku UMKM di pedesaan yang belum kami jangkau.”

Hal senada juga disampaikan CEO dan Founder Amartha, Andi Toufan Garuda Putra.  “Kerja sama antara Amartha dan Bank Jateng akan berfokus pada digitalisasi penyaluran kredit serta inovasi produk keuangan guna mempermudah akses pelayanan dan penyaluran kredit kepada segmen mikro dan UMKM di Jawa Tengah.”

“Amartha sendiri telah melayani lebih dari 35.000 mitra usaha di 45 wilayah di Jawa Tengah. Harapannya dengan kerja sama ini Amartha dapat menjangkau dan melayani lebih banyak lagi pelaku UMKM,” ungkapnya. (Suarabaru.id)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here