Bagikan
Ratusan suporter tengah melakukan aksi sambil membawa spanduk.(Foto: SB/erna)

SALATIGA – Ratusan suporter PSISa Salatiga menggeruduk Kantor Wali Kota Salatiga dan Gedung DPRD di Jalan Soekowati, Salatiga, Jumat (12/7).

Aksi dengan membawa serta puluhan spanduk serta poster itu, menuntut agar sejumlah pihak terkait membangkitkan kembali pesepakbola Salatiga diajang Sepak Bola Divisi Tiga Amatir, dibawa naungan PSISa Salatiga.

Meski terhalang pagar tinggi dengan dijaga ketat Satpol PP serta Kepolisian ratusan suporter pendukung setia PSISa Salatiga tak henti menyanyikan yel-yel mendukung menghidupkan kembali prestasi PSISa Salatiga yang pernah jaya pada tahun 2005-an silam.

Kedatangan ratusan suporter ini, dengan niat menemui Wali Kota Yuliyanto dan Ketua DPRD Salatiga Teddy Sulistio guna menyampaikan aspirasi mereka. Namun apa daya, kedua petinggi dilingkungan DPRD dan Kantor Walikota Salatiga itu tidak berada di tempat.

Koordinator aksi Yanuar mengatakan, aksi yang dilakukan suporter ini benti kepedulian dan kecintaan masyarakat Salatiga khususnya kepada PSISa Salatiga.

“Kami sebagai suporter mendukung penuh kemajuan dan kebangkitan PSISa. PSISa pernah jaya. Namun saat ini terpuruk,” kata Yanuar kepada Wartawan.

Ratusan suporter PSISa Salatiga menggeruduk Kantor Walikota Salatiga dan Gedung DPRD di Jalan Soekowati terhalang pagar tinggi dan dijaga ketat Satpol PP serta Kepolisian, Jumat (12/7). (Foto : Erna)

Bahkan, lanjutnya, PSISa vakum diajang Divisi tiga amatir di Indonesia. Tidak hanya tuntutan prestasi, berkumpulnya para suporter yakni Salatiga Fans dan Gala Mania diharapkan menjadi titik awal kebangkitan PSISa Salatiga.

Sebelumnya, ratusan suporter ini melakukan longmart sambil bernyanyi dari Stadion Kridanggo, Salatiga menuju Gedung DPRD dan Kantor Walikota, Salatiga.

Meski tak ditemui Walikota dan Ketua DPRD Salatiga, para pengunjuk rasa cukup terpuaskan ditemui Kabag Humas dan Protokol Salatiga Kusuma Aji.

Suara baru.id /Erna

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here