Bagikan
Petugas dari Satlantas Polres Grobogan bersama Dinas Perhubungan Kabupaten Grobogan tengah menyiapkan rekayasa lalu lintas di sekitaran bundaran Gubug sebelum pelaksanaan pengecoran jalan sepanjang 1,5 kilomter. Foto: Hana Eswe.

GROBOGAN – Bagi pengguna jalan yang hendak melintas dari Semarang menuju ke wilayah Purwodadi maupun Blora atau sebaliknya mulai Kamis (11/7) terpaksa dialihkan melewati jalur lain. Hal tersebut menyusul akan dilakukan pengecoran jalan sepanjang 1,5 kilometer di area bundaran Gubug hingga kantor LLAJR Gubug.

Pengalihan jalur tersebut dilakukan selama enam bulan ke depan terhitung mulai Kamis (11/7) hingga bulan Desember 2019 sesuai dengan kontrak pengerjaan proyek tersebut. Terlihat antrean pengguna jalan yang melintas di jalur bundaran Gubug sekitar pukul 11.00 WIB. Beberapa pengemudi tidak tahu jika di jalur tersebut akan ada pengalihan jalan.

“Saya tidak tahu kalau di sini mau diperbaiki sehingga harus mengantre tidak seperti hari biasanya,” ujar Kris, pengguna jalan asal Semarang yang hendak menuju ke Purwodadi.

Pengalihan lalu lintas di area bundaran Gubug dilakukan dengan sistem buka tutup bagi pengendara dari jalur barat ke timur maupun sebaliknya. Pengalihan ini dilakukan selama pengerjaan proyek tersebut selesai. Foto: Hana Eswe/ist.

KBO Satlantas Polres Grobogan Iptu Sunarto membenarkan para pengguna jalan yang hendak melintas dari arah barat (Semarang) menuju ke timur (Purwodadi) disarankan melalui Demak selama masa pengecoran jalan. Pihaknya menambahkan, pengalihan jalur ini dimulai hari ini hingga bulan Desember 2019.

Dijelaskan Iptu Sunarto, pengalihan akan dilakukan dengan sistem buka tutup arus lalin di bundaran Gubug. Sementara, pengendara yang melintas dari arah timur ke barat dialihkan menuju ke Demak dari pertigaan Bugel, Kecamatan Godong.

“Sistem buka tutup di bundaran Gubug untuk pengguna jalan dari arah barat. Untuk yang dari timur menuju ke barat, di pertigaan Bugel-Godong sudah dipasangi barikade dan himbauan alih arus ke Semarang disarankan lewat Demak,” tambah Sunarto.

Untuk kendaraan berat seperti truk dan bus dari arah Semarang maupun Purwodadi diminta melalui Godong-Dempet-Demak. Hal tersebut dilakukan untuk mengurangi kepadatan kendaraan yang panjang.

Sementara itu Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Grobogan Agung Sutanto mengatakan pihaknya sudah bekerja sama dengan pihak Satlantas Polres Grobogan dalam membuat rekayasa lalin.

“Karena ada pengecoran jalan di Bundaran Gubug, maka kami lakukan rekayasa lalin. Di pertigaan Godong sudah kami berikan himbauan agar pengguna jalan yang menuju ke Semarang kami arahkan melewati Demak. Sementara untuk yang dari arah barat akan ada sistem buka tutup,” kata Agung, saat dikonfirmasi suarabaru.id.

Telan Dana Rp 7,76 Miliar

Proyek pengecoran jalan di jalur tersebut dikerjakan kontraktor PT Jaya Sempurna Sakti. Pengerjaannya menggunakan biaya sekitar Rp 7,76 miliar. Hal tersebut seperti dijelaskan General Superintenden PT Jaya Sempurna Sakti, Eko, saat dikonfirmasi suarabaru.id, Kamis (11/7).

“Waktu pelaksanaannya 210 hari kalender, terhitung mulai tanggal 9 Mei 2019 hingga 2 Desember 2019. Targetnya perkerasan beton (rigid) 1,5 kilometer dari KM 29+100 sampai dengan 30+600. Kami usahakan pertengahan November nanti sudah selesai, ” ujar Eko.

Pihaknya menambahkan, pengerjaan fisik betonisasi ini dimulai Kamis (11/7). Proses pengerjaannya sendiri dimulai dari sekitar SPBU Gubug hingga sebelum jembatan Gubug.

suarabaru.id/Hana Eswe.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here