Bagikan
Jajaran Satlantas Polres Wonogiri membagi-bagikan pin, leaflet dan brosur tentang keselamatan berlalulintas, kepada para pengendara kendaraan bermotor. Ini dilakukan bersamaan dengan operasi keselamatan lalu lintas Candi 2019.(suarabaru.id/bp)
WONOGIRI – Operasi Keselamatan Lalu Lintas Candi 2019 yang dilakukan oleh jajaran Polres Wonogiri di Kota Wonogiri, diwarnai pula dengan pembagian pin, leaflet dan brosur kepada para pengemudi kendaraan bermotor. Sementara itu di Kecamatan Tirtomoyo, Wonogiri, polisi mengamankan tiga pelajar yang main kebut-kebutan dan trek-trekan sepeda motor di jalan umum.

Kapolres Wonogiri AKBP Uri Nartanti Istiwidayati melalui Paur Subag Humas Aipda Iwan Sumarsono, menyatakan, pembagian pin, leaflet dan brosur tersebut, dilakukan sebagai upaya mengkampanyekan Keamanan Keselamatan Ketetiban Kelancaran Berlalu-lintas (Kamseltibcarlantas), demi terwujudnya zero accident atau nol kecelakaan.

Operasi keselamatan lalu lintas Candi 2019 dipimpin oleh Kasatgas Gakum Lantas Polres Wonogiri, Kasatlantas AKP Dwi Erna Rustanti, bersama Kapusdata Operasi Keselamatan Lalu Lintas Candi 2019, Iptu Sugihantoro. Pelaksanaannya dilakukan secara kolaborasi di wilayah Kota Wonogiri, dengan mengedepankan aspek humanis dan pesona kedamaian yang sinergi dengan situasi menyongsong datangnya awal Bulan Ramadan. Itu sebagaimana dilakukan di ruas Jalan Ir Sukarno di seputaran Monumen Patung Bung Karno utara Alun-alun Giri Krida Bakti Wonogiri.

Sementara itu Sabtu petang (4/5), jajaran Polsek Tirtomoyo pimpinan Kapolsek AKP Sarno, dalam menggelar operasi keselamatan lalu lintas Candi 2019, berupaya menjalin sinergitas bersama para Guru SMK Sultan Agung Tirtomoyo. Ini dilakukan dalam rangka mengantisipasi konvoi dan kebut-kebutan serta main trek-trekan di jalanan umum, yang dilakukan oleh para pelajar Kelas XII seusai mereka mengikuti acara perpisahan sekolah.

Terkait ini, polisi mengamankan tiga pelajar yakni Agung Warsito warga, Agus Winarso dan Setyo Nugorho. Trio pelajar yang mengendarai sepeda motor ini, dinilai telah berulah membahayakan bagi warga sesama pemakai jalan, karena ngebut, main trek-trekan dan membleyer-bleyer deru mesin motornya. Mereka kemudian dibawa ke Mapolsek Tirtomoyo, untuk diberikan pembinaan bersama Guru BP-nya.(suarabaru.id/bp)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here