Bagikan

TEMANGGUNG- Pemerintah Indonesia menargetkan swasembada bawang putih dapat tercapai pada tahun 2021 mendatang.  Untuk mencapai target tersebut,  10.000 hektar lahan di wilayah Kabupaten Temanggung  pada tahun 2019 ini  akan dapat ditanami bibit bawang putih.

“Dan, apabila 10.000 hektar lahan  yang ada di wilayah Kabupaten Temanggung  ini dapat ditanami bibit bawang putih. Diharapkan pada tahun 2021 mendatang, Indonesia bisa swasembada bawang putih,” kata kata  Dirjen Hortikultura Kementerian Pertanian Suwandi di sela-sela Panen Raya Bawang Putih di Desa Petarangan, Kecamatan Kledung, Kabupaten Temanggung, Kamis (28/3).

Suwandi mengatakan, pada musim ini secara nasional total terdapat sekitar 10.000-11.000 hektar tanaman bawang putih.‎ Lahan seluas itu tersebar di 80 kabupaten/kota  yang ada di seluruh  Indonesia.

Selain itu, dari 89 kabupaten/kota se- Indonesia  tersebut, Kabupaten Temanggung merupakan sentra nasional kedua penghasil bawang putih setelah Sembalun, Nusa Tenggara Barat.  Luas lahan yang ditanami bawang putih di wilayah Kabupaten Temanggung saat ini mencapai 3.300 hektar.

Dirinya optimis,  target  luas lahan yang akan ditanami bawang putih tersebut akan tercapai, karena salah satunya yang ada di Desa Petarangan, Kecamatan Kledung, Kabupaten Temanggung ini, dari seluruh panenan yang dilakukan nantinya akan digunakan kembali untuk bibit bawang putih untuk masa tanam berikutnya.

Menurutnya, luas lahan untuk menanam bawang putih di wilayah Kabupaten Temanggung juga masih tersedia luas. Selain itu, diharapkan pula bisa mengembalikan kejayaan bawang putih di Indonesia seperti yang pernah terjadi di tahun 1994 silam.

“Saya berharap, bila target 10.000 hektare lahan perkebunan di Temanggung ini ditanami bibit bawang putih,bisa mengembalikan kejayaan bawang putih di Indonesia seperti di tahun 1994 silam,” ujarnya.

Ia mengatakan, para petani bawang putih lebih diuntungkan dengan  penjualan bibit bawang putih daripada dijual untuk konsumsi. Saat ini harga jual bibit bawang putih mencapai  Rp 70.000 per kilogramnya.
Di tahun 2019 ini, Indonesia sudah swasembada benih bawang putih dan dan kita tidak perlu  impor benih bawang putih lagi. Karena, produksi di dalam negeri sudah cukup. Pihaknya memperkirakan, tahun 2019 ini  secara nasional akan ditanam bawang putih mencapai 3.300 hektar,  atas dukungan APBN , wajib tanam importir, investor, dan swadaya masyarakat.

Sementara, Bupati Temanggung M Al Khadziq mengatakan, Pemkab Temanggung  bertekad akan mengembalikan kejayaan bawang putih yang pernah terjadi beberapa tahun silam.

Ia menambahkan, tanaman bawang putih merupakan komoditas unggulan, selain tembakau dan kopi yang telah mendunia. “Untuk mencapai itu,  kami juga  mendapat dukungan penuh dari pemerintah pusat,” katanya.

Khadziq mengatakan, potensi lahan di Kabupaten Temanggung yang bisa ditanami bawang putih seluas 10.000 hektar. Sedangkan,sampai tahun ini baru bisa tanami  di lahan seluas 3.300 hektar.

Menurutnya, lahan seluas 10.000 hektar yang berpotensi ditanami bibit bawang putih tersebut terdapat di sejumlah kecamatan  yang ada di Kabupaten Temanggung.

Sedangkan, untuk mencapai target tersebut, ia meminta kepada petani bawang putih di wilayah Kabupaten Temanggung , agar hasil panen yang ada  di lahan seluas 3.300 hektar semuanya dijadikan benih.

“Bibit bawang putih tersebut kemudian kita tanam sendiri, swasembada benih maka luasannya bisa 3 kali lipat. Jadi bisa 10.000 hektar, semua potensi bisa kita tanami, “katanya.

Suarabaru.id/Yon

 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here