Bagikan
Nampak adegan simulasi Sispamkota yang digelar Polres Kudus dalam rangka pengamanan Pemilu 2019. foto: Suarabaru.id

 

KUDUS – Kapolres Kudus AKBP Saptono menyatakan akan menindak tegas setiap tindakan yang bisa mengganggu kelancaran pemilu 2019. Seluruh personel Polres Kudus, terus disiagakan agar pelaksanaan pesta demokrasi lima tahunan nanti bisa berjalan dengan aman dan kondusif.

Hal tersebut ditegaskan Kapolres usai menyaksikan simulasi Sistem Pengamanan Kota (sispamkota) dalam rangka mengantisipasi kerawanan dalam Pemilu, di Alun-alun Simpang Tujuh Kabupaten Kudus, Sabtu (9/3).

”Kami tidak akan menolerir apapun usaha yang mengganggu kelancaran Pemilu 2019,” kata Kapolres.

Menurut Kapolres,  kesiagaan personelnya akan terus ditingkatkan hingga mendekati pelaksanaan pemungutan suara 17 April mendatang.  Seluruh jajaran kepolisian akan terus waspada terhadap potensi-potensi ancaman gangguan yang ada.

”Pada intinya, kami siap mengantisipasi seluruh potensi kerawanan yang ada. Namun demikian, saya optimistis Kudus akan damai dan kondusif dalam menyambut Pemilu 2019 ini,” tandasnya.

Simulasi Sispamkota yang digelar jajaran Polres Kudus melibatkan TNI-Polri dan instansi terkait lainnya. Kegiatan simulasi yang dipimpin Kapolres Kudus AKBP Saptono,S.I.K.,M.H dihadiri Bupati Kudus Ir.H.Muhammad Tamzil,MT beserta Forkopimda Kabupaten Kudus, KPU dan Bawaslu Kudus, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Parpol, serta para Tim Sukses.

Kapolres Kudus menjelaskan dengan dilakukan simulasi tersebut, maka pihaknya dan instansi terkait lainnya, dapat mengerti dan bisa menyiapkan langkah-langkah antisipasi terkait pengamanan pada setiap tahapan-tahapan Pemilu 2019 mendatang.

“Ada beberapa tahapan di Pemilu 2019 ini, dan tentunya disetiap tahapan tersebut kami lakukan simulasi, maka kami bisa menginventarisir setiap kemungkinan yang dapat mengganggu pada setiap tahap-tahapan tersebut,” kata Saptono

Lanjutnya, Dalam simulasi tersebut semua tahapan sudah diperagakan langsung oleh anggota dan telah diantisipasi segala kemungkinannya, sampai ke hal-hal yang sangat teknis sekalipun dilakukan simulasi.

“Dalam simulasi ini, juga kami melakukan inventarisir segala kemungkinan yang terjadi hingga pada hal yang terjelek sekalipun. Sehingga bisa dilakukan antisipasi agar semua tahapan Pemilu 2019 bisa berjalan dengan aman, lancar, damai dan sukses,” tuturnya.

Selain menerjunkan ratusan anggota gabungan, sejumlah peralatan pendukung juga disiagakan seperti Mobil Pengurai Massa, Unit Satwa K-9, dan pasukan anti huru hara. Terlihat juga satu kompi pengendalian massa (Dalmas) Sabhara bersiaga dengan pakaian lengkap untuk mengantisipasi huru-hara dan mobil Water Canon.

Suarabaru.id/Tm

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here