Bagikan
Wakapolres Grobogan Kompol Dwi Hendro saat melakukan pengecatan palang pintu rel KA di Desa Saban, Jumat (1/3) pagi. Foto : Hana Eswe.

GROBOGAN – Bentuk pencegahan terjadinya kecelakaan yang bisa terjadi dengan melibatkan kendaraan bermotor dan kereta api dilakukan dengan berbagai macam. Salah satunya yakni dengan pengecatan palang pintu perlintasan agar berwarna lebih terang dan dapat dilihat jelas oleh pengendara.

Upaya tersebut seperti dilakukan jajaran Polres Grobogan bekerja sama dengan PT KAI Daop IV Semarang, Jumat (1/3) di palang pintu perlintasan Desa Saban, Kecamatan Gubug. Terlihat Wakapolres Grobogan Kompol Dwi Hendro Pudiyanto dan jajaran personil PT KAI Daop IV melakukan pengecatan ulang palang pintu perlintasan dan rambu-rambu yang ada di sekitarnya.

Menurut Kompol Dwi Hendro, kegiatan tersebt sebagai wujud kepedulian Polres Grobogan dan kerja sama dengan PT KAI. Di samping itu, juga dilakukan untuk mencegah kecelakaan lalu-lintas.

“Kami mengimbau pada masyarakat agar lebih berhati-hati saat melintasi jalur tersebut. Di samping itu, penjagaan palang pintu ini juga dilakukan secara swakarsa oleh desa setempat agar terhindar dari kecelakaan,” ungkap Kompol Dwi.

Bakti Sosial

Di hari yang sama, Kapolres Grobogan AKBP Choiron El Atiq  melakukan kegiatan bakti sosial. Kegiatan ini juga difokuskan di Kecamatan Gubug. Tepatnya di Desa Glapan.  Terlihat, Kapolres meninjau langsung pelaksanaan renovasi mushola dan poskamling di desa setempat. Bahkan, orang nomor satu di jajaran Polres Grobogan ini ikut turun tangan bersama warga dan anggota Koramil yang sedang memperbaiki kedua tempat tersebut.

Menurut Kapolres, kegiatan ini merupakan bentuk apresiasi Polri kepada masyarakat Glapan yang turut membantu dalam menciptakan Kamtibmas yang kondusif. “Hari ini kami mengadakan bakti sosial yakni bersama-sama dengan warga di Desa Glapan merehab musala dan pos kamling yang ada di desa ini,” katanya.

Sementara itu, Kepala Desa Glapan, Sri Endang Puji Lestari yang ikut hadir dalam kegiatan ini mengapresiasi kehadiran Kapolres beserta jajarannya dalam gotong royong tersebut. Menurut dia, kedatangan Kapolres dan jajarannya juga dinilai memberikan suri teladan bagi masyarakat di sekitarnya.

“Hadirnya Kapolres dan jajarannya menunjukan bahwa beliau sebagai pemimpin tidak hanya memberikan perintah dalam pelaksanaan tugas. Namun, ikut turun langsung memberikan suri tauladan yang baik bagi anggotanya juga masyarakat di desa kami. Seperti semboyan dalam bahasa Jawa, ing ngarsa sung tuladha madya mangun karsa tut wuri handayani,” pungkasnya.

suarabaru.id/hana eswe

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here