Bagikan
Pengurus KONI Jateng beraudiensi dengan Kepala Disporapar, Senin 4 Februari. Foto: Am

SEMARANG — Kolaborasi “Su-Si” atau Subroto dan Sinoeng N Rahmadi memantapkan satu sikap untuk terus menguatkan kinerja pembangunan olahraga Jawa Tengah.

Komitmen tersebut tersimpulkan dari audiensi pengurus KONI Provinsi Jateng yang dipimpin Ketua Umum Subroto dengan Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Sinoeng N Rachmadi, di Kantor Disporapar, Jalan Ki Mangunsarkoro, Semarang, Senin 4 Februari.

Subroto disertai Sekretaris Umum Henny Setyawati, Waketum 1 Sudarsono, Waketum 2 Harry Noeryanto, Waketum 4 Amir Machmud NS, serta dua pengurus Erickda Ucok dan Henry Pelupessy.

Sinoeng yang didampingi sejumlah pejabat di lingkungan Disporapar menegaskan, dia berada di jalur tekad yang sama untuk menguatkan kinerja pembangunan olahraga di provinsi ini. Sebagai orang baru, dia menyerap dan akan mengimami arah perencanaan yang sudah dibuat secara sistematis oleh KONI.

“Kita perlu membuat opsi-opsi untuk menuju ke PON Papua, 2020 mendatang. Dengan melihat pemetaan medan dan tantangannya, harus diambil jalan yang paling realistis,” tutur mantan Kepala Dinas Satpol PP Jateng itu.

Dia mengingatkan, dari apa yang diamati selama ini, tidak sedikit kepala daerah yang hanya main target capaian di arena PON dengan membuat statemen tanpa melihat fakta. Namun menurut Sinoeng, Gubernur Ganjar Pranowo dalam arahan-arahannya akan menyerap masukan dari Disporapar dan KONI.

Dalam presentasinya, Subroto memaparkan road map kinerja pembinaan mulai dari persiapan, pemetaan penggunaan anggaran, hingga langkah-langkah revitalisasi transformasi sikap berorganisasi seluruh jajarannya.

“Budaya tertib administrasi, termasuk mendokumentasikan semua kegiatan, di jalur organisasi KONI terus kami transformasikan,” ungkapnya.

Dia berharap mendapat dukungan sepenuhnya dari Disporapar. Apalagi PON di Papua nanti memang sudah dikalkulasi sangat berat bagi kontingen-kontingen dari mana pun. Tidak saja lantaran kompleksitas beratnya medan secara geografis, tetapi juga dari aspek pembiayaan.

 

Suarabaru.id/Am

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here