Bagikan
BERSUBSIDI : Saat Bhabinkamtibmas mengecek di salah satu kios pupuk bersubsidi di Desa Bogorejo, Kecamatan Bogorejo, Blora. Foto : Wahono/

BLORA – Agar tepat sasaran, Kapolres AKBP Antonius Anang Tri Kuswindarto, memerintahkan jajarannya aktif  memonitor, dan memperketat pengawasan pupuk bersubsidi untuk musim tanam (MT) I/2019.

Langkah pengawasan dilakukan, selain mempersempit sepekulan pupuk, juga sebagai upaya membantu pemerintah menuju sukses program swasembada pangan, dan cegah dini terjadinya kelangkaan pupuk.

“Pengawasan distribusi pupuk bersubsidi kami perketat, agar tidak terjadi pupuk langka,” tandas Kapolres Blora, Selasa (15/1).

Di lapangan, lanjutn Anang, jajarannya di semua Polsek diminta untuk melangkah cepat saat pupuk bersubsidi datang di gudang distributor, mengecek, mendata, dan mengawasi penyalurannya hingga ke petani (klomtan).

Alumni Akademi Kepolisian (Akpol) Semarang 1999 menegaskan, pengawasan penyaluran pupuk subsidi selain untuk mencegah kekurangan stok, tepat sasaran, dan tidak ada masalah pupuk langka.

Dalam pengawasan, Kapolres memberikan tanggungjawab penuh kepada seluruh Kapolsek jajarannya, selanjutnya agar memberdayakan Bhabinkamtibmas di wilayah tugas masing-masing.

Penyelewengan

Anang menambahkan, tidak hanya pupuk, sudah menjadi tugas Kepolisian untuk mengawasi distribusi pupuk bersubsidi maupun raskin, dengan tujuan tidak terjadi penyelewengan yang berdampak merugikan masyarakat.

“Misal pupuk datang malam, ya harus tetap diawasi, berdayakan Bhabinkamtibmas agar memonitor dan mengawasi di wilayahnya masing-masing,” katanya

 

Pantauan di Kecamatan Bogorejo, Bhabinkamtibmas Aipda Suntaji, anggota Polsek setempat, aktif turun menyambangi dan mengece ketersediaan stok pupuk bersubsidi di kios penjualan pupuk milik Pasir (48).

Saat pengecekan  dan pengawasan di kios Pasir, stok pupuk dinyatakan cukup untuk  melayani kelompok tani (klomtan) yang ada di Desa Bogorejo.

Selain memastikan ketersediaan pupuk bagi petani, kedatangan Bhabinkamtibmas di 16 wilayah Polsek se-Blora, juga untuk memastikan apakah penyaluran pupuk bersubsidi tepat sasaran. suarabaru.id/wahono

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here