King Kong, Enam Tahun Komit Membesarkan Borobudur Marathon

112
0
Bagikan
Liem Chie An alias Gie An, dalam jumpa pers Borobudur Marathon 2018 di Hotel Artos Magelang (17/11)

MAGELANG-Enam tahun atau sejak 2013 menjadi “the man behind the gun” Borobudur Marathon, membuktikan betapa kuat komitmen Liem Chie An. Dan, dia menegaskan bakal tetap menjadi “pengawal setia” terselenggaranya event lari tingkat dunia itu, sekaligus konsisten untuk  terus menggaungkan keagungan objek wisata Candi Borobudur di Magelang.

Pengusaha di bidang peternakan ayam itu mengakui, inspirasi dari sejumlah marathon kelas dunia menguatkan tekadnya untuk terus membesarkan event serupa, dengan latar belakang kemegahan Candi Borobudur sebagai magnet utama pariwisata Indonesia di panggung dunia.

Liem Chie An yang akrab dengan panggilan King Kong itu meniatkan tak akan berhenti berkontribusi kepada kampung halamannya di Magelang. “Niat ini juga menjadi wujud bakti saya untuk Jawa Tengah, sekaligus Indonesia,” tutur pria berusia 62 tahun itu.

Kolaborasi Hebat

Dari pengalamannya ketika datang, menyaksikan, dan merasakan atmosfer marathon-marathon tingkat dunia, King Kong menyimpulkan terjadinya kolaborasi hebat antara olahraga dan turisme. Sport tourism itu dikemas sebagai kegiatan yang sangat produktif dari perspektif ekonomi, dalam payung pariwisata.

“Itulah yang saya impikan dari pengembangan penyelenggaraan Borobudur Marathon,” katanya di sela-sela konferensi pers, hari ini (19/ 11).

Dalam penyelenggaraan tahun ini, misalnya, event internasional itu benar-benar membuat ekonomi di sekitar Borobudur dan Magelang menggeliat. Sektor jasa akomodasi, transportasi, dan kuliner menyedot peredaran uang. Warga masyarakat sekitar merasakan manfaat ekonomi secara langsung.

“Bukan hanya hotel-hotel yang penuh, tetapi juga home stay di seputar kompleks Borobudur. Bahkan rumah-rumah penduduk dimanfaatkan untuk penginapan peserta marathon,” ungkap Ketua Yayasan Borobudur Marathon itu.

Liem Chie An menambahkan, event ini menjadi kebanggaan pribadinya, seperti kebanggaan yang juga ingin dia berikan kepada Magelang, Jawa Tengah, dan negara.

“Sepanjang saya masih hidup, saya akan terus komit berkhidmat melalui Borobudur Marathon ini,” tuturnya. (suarabaru.id/sl).

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here