Bagikan
Petugas Polsek Wuryantoro Polres Wonogiri mendatangi rumah Wakijo yang disatroni pencuri. Bersamaan itu dilakukan pula pemeriksaan pada almari yang disebutkan sebagai tempat menyimpan perhiasan emas.(suarabaru.id/bp)

WONOGIRI – Uang simpanan sebanyak Rp 15 juta yang diletakkan di bawah kasur, raib digondol maling. Kejadian ini menimpa Wakijo (52), warga Dusun Sumberejo Kulon RT 3/RW 5, Desa Sumberejo, Kecamatan Wuryantoro, Kabupaten Wonogiri, ketika rumahnya disatroni pencuri. Ikut juga hilang, sertifikat pemilikan tanah dan perhiasan emas yang disimpan di almari.

Kejadian rumah disatroni maling ini, Sabtu malam (10/11), dilaporkan ke Polsek Wuryantoro. Kepada petugas, Wakijo, menyatakan, saat kejadian rumah dalam keadaan kosong, karena ditinggal bepergian ke Wonogiri. Jendela dan pintu rumah ditutup rapat dan dikunci. Saat pulang dari Wonogiri, Sabtu petang (10/11), Wakijo kaget karena begitu masuk ke dalam rumah, melihat kondisi di dalam rumahnya bekas diacak-acak orang.

Menyikapi temuan ini, Wakijo kemudian memanggil Saksi Sulistiyowati (52), dan Saksi Endras Saptono (35) untuk melakukan penelitian. Kedua saksi ini adalah tetangga sebelah rumah. Ketiganya mendapati uang simpanannya di bawah kasur sebanyak Rp 15 juta dan sertifikat tanah pemilikannya hilang. Yakni sertifikat tanah pekarangan dan sertifikat sawah. Ikut hilang pula perhiasan emas yang diisimpan di dalam almari.

Perhiasan emas tersebut, terdiri atas dua buah cincin masing-masing seberat 2,5 gram dan 5 gram, serta gelang emas seberat 5 gram. Perhiasan emas milik istrinya ini, semula disimpan di dalam almari. Pencuri juga membawa kabur tas punggung, yang diduga dipakai untuk tempat membawa uang dan barang hasil curiannya.

Kapolres Wonogiri AKBP Robertho Pardede dan Kapolsek Wuryantoro AKP Mochamad Susilo, melalui Kasubag Humas Polres Kompol Hariyanto, menyatakan, tim Polsek Wuryantoro telah mendatangi rumah Wakijo untuk melakukan penanganan. Hasil penanganan sementara, menemukan petunjuk bahwa pencuri masuk ke dalam rumah dengan cara menjugil pintu belakang memakai gerenda atau kikir. Setelah berhasil mencuri uang, perhiasan emas dan sertifikat tanah pemilikan, pencuri kemudian kabur dengan melewati pintu belakang tersebut. Kasus ini, kini tengah dalam penyelidikan petugas.(suarabaru.id/bp)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here