Bagikan
KOTAK LAMA : Pemilu 2019 akan menggunakan kotak suara baru tembus pandang. Praktis kotak suara lama yang ada di gudang KPU Blora ini bakal jadi barang rongsok. Foto : Wahono

BLORA– Logistik Pemilu 2019 berupa bilik suara, dan kotak suara model baru transparan (tembus pandang), sudah tiba di KPU Kabupaten Blora.

Logistik itu berupa bilik suara 11.065 unit, belum tersedia 727 unit, kekurangan diterima KPU 659 unit, sehingga jumlah kekurangan 68 unit.

“Kebutuhan kami 11.792 unit, saat ini masih kurang 68 unit,” jelas Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat, M. Khandum, Minggu (11/11).

Menurutnya, semua logistik kotak suara dan bilik suara, dikirim dari KPU RI (pusat), sehingga KPU Blora nanti tinggal merakit, tambahnya.

Sedangkan kotak suara untuk pemilihan umum (Pemilu) Presiden dan Wakil Presiden serta Legislatif 17 Apr 2019, juga sudah tiba di Blora.

Untuk kebutuhan kotak suara, lanjut khamdum, semua 14.740 unit/kotak, dan nantinya akan ditempatkan di TPS yang tersebar di 295 desa/kelurahan se-Blora.

Tidak Dipakai

Jumlah kotak yang sudah diterima KPU Blora tahap I sebanyak 2.750 kotak, tahap II berjumlah 3.100 kotak.

Khandum menambahkan, undang-undang Pemilu mendatang mewajibkan kotak suara harus tembus pandang (transparan), sehingga kotak suara lama tidak akan dipakai lagi.

“Pemilu 2019 pakai kotak suara transparan, makanya kotak suara lama tidak kami pakai lagi,” kata Khamdum.

Di Blora, nantinya akan terdapat 2.948 tempat pemungutan suara (TPS). Sedangkan di setiap TPS  tidak boleh lebih 300 orang pemilih.

Pantauan di gudang KPU, tidak hanya petugas KPU yang sibuk menerima droping logistik dari KPU pusat.

Petugas dari Polres Blora juga mulai bergiliran mengamankan logistik Pemilu. Setiap hari, empat polisi bersiaga di gudang KPU, mengawasi, dan mengamankannya.

“Kami tempatkan beberapa personil di gudang dan kantor KPU, untuk pengamanan jelang Pemilu 2019,” jelas Kabagops Polres Blora, Kompol Zuwono.(suarabaru.id/wahono)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here