Bagikan
Para personel TNI Koramil-18 Girimarto Kodim 0728 Wonogiri, tampil memprakarsai kerja bakti pemugaran RTLH milik warga miskin. Ini dilakukan bersama pamong desa dan warga masyarakat.(suarabaru.id/bp)

WONOGIRI – Para anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI) dari Koramil-16 Jatiroto dan Koramil-18 Girmarto jajaran Kodim 0728 Wonogiri, peduli tampil memprakarsai dan membantu kerja bakti gotong royong membangun masjid serta memugar rumah tak layak huni (RTLH) milik warga miskin. Kerja bakti gotong royong ini, melibatkan para pengurus takmir masjid, tokoh agama, pamong desa, pemuda Karang Taruna dan warga masyarakat, dengan mengedepankan semangat kebersamaan yang guyub dan rukun.

Dandim 0728 Wonogiri Letkol (Inf) M Heri Amrulloh, melalui Perwira Sandi Penerangan Kodim (Pasandipendim) Wonogiri Letda (Inf) Nurhadi, menyatakan, keterlibatan para personel prajurit ini, untuk mendorong agar pembangunan masjid dan pemugaran RTLH dapat segera terselesaikan. Ketua Takmir Masjid ‘Manfaat’ Kecamatan Jatiroto, Anang Sukarjo, menyatakan terima kasih atas kepedulian para personel anggota Koramil yang telah dengan sukarela membantu gotong royong kerja bakti pembangunan masjid.

Bangunan Masjid Manfaat memiliki ukuran panjang dan lebar masing-masing 12 Meter, dilengkapi dengan bangunan teras depan yang menggunakan konstruksi cor benton. Danramil Jatiroto Kapten (Inf) Sriyono melalui Batuud Peltu Sutarno, menambahkan, ikut serta terlibat kerja bakti membangun masjid, para personel dari Polsek Jatiroto pimpinan Kapolsek Iptu Unggul beserta pamong desa yang dikoordinir oleh Lurah Jatiroto, Suwardjo.

Bersamaan itu, kerja bakti gotong royong yang diprakarsai oleh para personel prajurit TNI dari jajaran Koramil Girimarto Kodim 0728 Wonogiri, dilakukan di Dusun Ngricik RT 2/RW 2, Desa Nungkulan, Kecamatan Girimarto, Kabupaten Wonogiri. Sasaran kerja bakti adalah memugar RTLH milik Saimin yang kondisinya rusak dan terancam roboh karena lapuk. Tampil memimpin kerja bakti pemugaran RTLH ini, Pelda Maryadi dari Koramil-18 Girimarto dan Kepala Dusun (Kadus) Ngiricik, Heri Setyo. Kerja bakti gotong royong ini, juga melibatkan para tokoh pemuda Karang Taruna Dusun Ngricik dan warga masyarakat. Rumah yang dipugar memiliki panjang 9 Meter dan lebar Rp 4,5 Meter, dengan memperoleh bantuan dana stimulan dari APBD Wonogiri sebesar Rp 8 juta.(suarabaru.id/bp)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here