Bagikan
TENDANGAN BEBAS: Aksi striker Harry Wilson ketika melepaskan tendangan bebas yang berbuah gol untuk Derby County. (dok)

MANCHESTER – Mentalitas tanpa batas diperlihatkan Derby County saat mendepak Manchester United (MU) melalui adu penalti pada babak ketiga Piala Liga Inggris (Carabao Cup) di Old Trafford, Rabu (26/9) dini hari WIB. Derby, yang merupakan tim Divisi Championship, mencetak gol melalui Harry Wilson pada menit ke-59 dan Jack Marriott (86). Sementara gol The Red Devils dilesakkan Juan Mata pada menit ketiga dan Marouane Fellaini (90). Setelah skor imbang 2-2 langsung dilanjutkan adu penalti. Drama penalti menjadi petaka, karena Setan Merah akhirnya menyerah 7-8.

Manajer Derby Frank Lampard terkejut melihat mentalitas Harry Wilson dan kolega. Mantan kapten Chelsea ini tak menyangka The Rams bakal setangguh itu secara mental. Mengimbangi tim sekelas MU di Old Trafford lalu memulihkan diri dari pukulan di akhir laga jadi aspek yang dipuji sang tactician. “Para pemain menunjukkan dan mengontrol elemen-elemen besar pertandingan. Mereka punya karakter untuk berdiri tangguh dan dingin dalam mengambil tendangan penalti,” tutur Lampard.

Kekalahan ini memperpanjang catatan buruk The Red Devils dalam adu penalti. Setan Merah selalu takluk dalam lima adu penalti terakhir di semua kompetisi (tiga kali di Piala Liga, sekali di Piala FA, dan sekali di Community Shield). Manajer Mu Jose Mourinho menilai skuadnya kurang membunuh. Kans menang sangat terbuka, tapi mereka malah membuang-buang peluang. Setelah mencetak gol, Mata menyia-nyiakan sebuah kesempatan berharga. Hal yang sama diperbuat striker Romelu Lukaku.

Selepas turun minum, Derby mampu keluar dari tekanan. Situasi semakin sulit buat MU karena kehilangan kiper Sergio Romero yang dikartu merah wasit pada menit ke-67. “Kami tidak mencetak gol ketika kami mampu. Kami bisa saja melakukan itu pada babak pertama,” ujar Jose Mourinho. “Setelah gol balasan, kami melakukan reaksi yang tidak saya sukai,” tegasnya. (rr)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here