Bagikan
Ketua Badan Pengelola MAJT Prof Dr KH Noor Achmad MA menggunting pita pembukaan festival kuliner

SEMARANG – Dalam rangkaian memperingati Milad Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT), di halaman areal MAJT digelar Festival Kuliner Semarang pada Sabtu (1/9) dan Minggu (2/9).

Ketua Badan Pengelola MAJT Prof Dr KH Noor Achmad MA beserta Sekretaris Drs KH Muhyiddin MA serta pengurus lainnya, Sabtu lalu membukanya secara resmi Festival Kuliner yang mendapat sambutan masyarakat Kota Semarang.

Prosesi pembukaan dilakukan dengan pengguntingan pita dan penyerahan salah satu ikon menu kuliner Semarang ‘Lontong Tahu Gimbal’ kepada Prof Dr KH Noor Achmad MA dan langsung mencicipinya.

Prof Dr KH Noor Achmad MA menyampaikan, Pameran Kuliner Semarang merupakan upaya MAJT memberikan ruang kepada para UMKM atau pemilik warung makan untuk menunjukkan produk unggulannya kepada pengunjung MAJT yang rata-rata di hari Sabtu dan Minggu berkisar antara 5.000 hingga 7.000 pengunjung.

“Pameran ini juga untuk promosi usaha menengah ke bawah, baik itu makanan, minuman maupun produk lainnya seperti oleh-oleh, bahkan obat-obatan herbal seperti jamu dan madu”, ungkap Prof Dr KH Noor Achmad MA.

Rombongan Badan Pengelola MAJT begitu datang dan mengunjungi stan-stan, langsung dipersilahkan mampir ke stan Ramuan Obat Gosok Wong Fei Hung milik Huang Lian Ming. Lian Ming langsung mempersilahkan Pimpinan MAJT dan rombongan masuk untuk membuktikan khasiat ramuan obat gosok yang dibuatnya dari 48 bahan ramuan dari tumbuhan yang didatangkan dari China.

Semua yang masuk ke stan pun langsung mendapat pengobatan  obat gosok oleh Huang Lian Ming. Dari mulai usapan di telapak kaki, lutut hingga punggung dan pinggang.

KH Noor Achmad pun tak membayangkan kakinya yang setelah mendapat olesan terasa hangat dan agak ringan untuk berjalan. Demikian pula KH Muhyiddin merasakan hal sama.

Stan yang menjual obat gosok ini pun yang paling banyak dikunjungi pengunjung yang umumnya berusia dewasa dan lanjut. Lian Ming juga tak pelit dalam menunjukkan khasiat obat ramuannya. Semua orang yang penasaran langsung diberi olesan. bahkan seorang karyawati MAJT yang kakinya pincang karena terantuk kaki meja langsung merasakan khasiatnya setelah dioles oleh Lian Ming.

Aminah salah satu peserta stan pameran kuliner berharap pameran kuliner di MAJT yang digelar bisa dilakukan secara rutin. Sebab sangat membantu ekonomi pelaku usaha kecil. (suarabaru.id/sl)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here