Bagikan

SEMARANG- Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) memastikan mengundang mubaligh kondang, Ustadz Abdul Somad (UAS), untuk mengisi pengajian usai subuh, pada 2 September 2018. Ikhtiyar MAJT, dilatari keyakinan UAS merupakan sosok muda yang potensial yang ideologinya terhadap NKRI tidak perlu diragukan.

“UAS memenuhi syarat untuk berceramah di MAJT yg selama ini mengembangkan Islam Wasathiyah, Islam Rahmatan lil Alamin. Islam yang inklusif yang berorientasi dan dapat interaksi dengan perkembangan lokal, khususnya NKRI,”  tegas Ketua DPP MAJT Prof Dr KH Noor Ahmad MA kepada pers, Sabtu (25/8).

Prof Noor Ahmad menjelaskan, sebelum mengundang UAS, selaku Ketua DPP MAJT sudah berkomunikasi dengan banyak pihak. Semuanya merekomendasikan dan mempersilakan DPP MAJT mengundang UAS untuk mengisi pengajian.

Menurutnya, sebagai masjid yang mengedepankan dakwah washatiyyah yang menjunjung tinggi nilai Islam yang rahmatan lil alamin, tentu mengundang UAS melalui pertimbangan dan prosedur yang matang.

Tentang sinyalemen keterlibatan UAS di HTI yang kini menjadi organisasi terlarang, Prof Noor Ahmad meyakinkan persepsi itu tidak tepat. UAS merupakan sosok muda yang aswaja bukan Islam garis keras. Dia memiliki ciri khas dakwah wasathiyyah dan pola dakwahnya digandrungi masyarakat muslim Indonesia.

“Marilah kita akhiri prasangka tersebut. Silakan masyarakat berduyun menghadiri pengajian UAS di MAJT, apapun kelompok yang dianut silakan datang, sepanjang semuanya menjaga ketertiban. MAJT mengundang semua umat Islam untuk hadir karena posisinya sebagai masjid yang aktif merangkul semua golongan untuk meneguhkan ukhuwah islamiyah,” tegasnya.

Sebagai persiapan UAS di MAJT, tim koordinator UAS untuk wilayah Jateng-DIY, Jatim dan Jabar, Jumat (24/8), mengunjungi MAJT untuk berkoordinasi dan mengecek tempat. Tim yang dipimpin Erman Ibn Safar al-Minangkabawi diterima Sekretaris DPP MAJT Drs KH Muhyidin MAg, didampingi Koordinator Panitia Eman Sulaeman.

KH Eman Sulaiman menjelaskan, rencana UAS akan mendarat di Bandara Ahmad Yani, 1 September 2018  pukul 11.05, membawa crew sebanyak 7 orang menuju Jepara, untuk pengajian di Ponpes Al-Husna, Mayong Jepara. Pukul 22.00, UAS menuju MAJT, menginap di hotel Graha Agung MAJT.

Minggu, pukul  04.15 UAS menuju transit VIP MAJT disambut Ketua DPP MAJT Prof Dr KH Noor Ahmad MA dan tamu VIP. Usai salat subuh langsung ceramah selama satu setengah jam didahului pembacaan ayat Al-Quran dan sambutan ketua DPP MAJT Prof Dr KH Noor Ahmad MA.

Dijelaskan, tempat podium UAS akan diletakkan di pintu depan masjid dengan panggung dua dimensi. Bisa menghadap ke dalam masjid dan secara bergantian bisa menghadap ke timur ke arah plaza masjid, karena diperkirakan MAJT akan dipenuhi jemaah.

Usai pengajian, UAS akan meresmikan pembukaan festival Kuliner Halal di Parkir Timur MAJT, kemudian melanjutkan perjalanan di Kota Batu Malang. “Kita berharap acara UAS di MAJT berjalan lancar,” kata Eman Sulaiman. (suarabaru.id/sl)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here