Bagikan
Prof. Noor Achmad

SEMARANG-Kiai Makruf Amin 75 tahun adalah sosok nahdhiyin yg sarat pengalaman di bidang politik dan orang yg mempunyai kedalaman ilmu agama. Beliau tokoh Islam Wasathiyah .Islam Rahmatan lil Alamin .

Islam yg dikembangkan adalah Islam yg Moderat ( tawasuth),proporsional ( tawazun) berkeadilan ( i’tidal ) dan toleran ( tasamuh). Maka dari itu pandanganya tentang Bangsa dan Negara RI terletak pd keteguhannya bahwa Pancasila .UUD45 .NKRI dan Bhineka Tunggal Ika adalah harga mati yg harus terus diperjuangkan untuk semua rakyat dan bangsa Indonesia .

Beliau terus mengajarkan bahwa kebhinekaan Indonesia adalah sebuah keniscayaan yg harus diterima .mengingkari kebhinekaan dg exlusivisme adalah pengingkaran thd Indonesia.

Kedalaman ilmu agama yg diterapkan dalam kontek kekinian dan modernitas menjadikan pandangan-pandangnya terhadap persoalan baru dan  kontekstual terasa progressif dan selalalu aktual.

Sehingga  beliau tidak pernah mandeg memikirkan segala persoalan yg berkembang .Pengalamanya menjadi Ketua Komisi Fatwa kemudian Ketua yg membidangi Fatwa dan kemudian Ketum MUI memperlihatkan betapa hasil-hasil fatwa itu jernih dan progressif sesuai dengan kebutuhan umat .

Beliau juga menjadi Ketua Dewan Syariah Nasional yg melahirkan fatwa-fatwa di bidang Ekonomi Syariah.bahkan Fatwa-fatwa Dewan Syariah Nasional banyak menjadi rujukan bagi negara-negara di luar Indonesia.

Sebagai Ketua Dewan Syariah Nasional beliau sangat paham Ekonomi Makro , finance, perbankan,asuransi dan saham,krn untuk mengeluarkan sebuah fatwa harus tahu perkembangan produk konvensional yg kemudian membandingkan ,menserasikan dan menggabungkan istilah ,pendapat sehingga lahirlah fatwa yg dibutuhkan di bidang ekonomi syariah yg saat sekarang terus dikembangkan di dunia dan termasuk di Indonesia.

Hamper  semua lembaga keuangan perbankan pasar saham dan asuransi di Indonesia mempunyai Unit Syariah .bahkan Pak Jokowi berkenan menjadi Ketua Komisi Nasional Keuangan Syariah ( KNKS) .

Atas kehebatan2 beliau itu maka lembaga-lembaga pendidikan yg terpercaya seperti UIN Syarif Hidayatullah Jakarta memberikan gelar Doktor Hc di Bidang Ekonomi Syariah dan Kemudian Mendapat Gelar Professor dari UIN Maulana Malik Ibrahim Malang.

Tentu saja yg paling penting dari Kiyai Ma’ruf Amin  adalah ketokohan beliau sehingga dipercaya menjadi Rais Am PBNU dan Ketum MUI sebuah jabatan dan pengakuan keulamaan tertinggi di PBNU dan di kalangan para Ulama seluruhnya.

Atas dasar latar belakang tersebut beliau disegani semua kalangan keagamaan di Indonesia baik itu muslim maupun yg non muslim. Insya Alah. ( suarabaru.id/Noor Achmad / Sekum Dewan Pertimbangan MUI Pusat ,Guru Besar Ilmu Hukum Islam ,Rektor Unwahas th 2000- 2015) Ketua APTINU .Ketua LPTNU PBNU 2010 -2015 .Ketua DPP MAJT.Ketua Yayasan Bondo Masjid Semarang. Yayasan Wahid Hasyim. dan Pembina Mujahadah Asmaul Husna )

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here