Bagikan
SATU ANGKA: Para pemain merayakan sukses menahan tuan rumah Persipura. (dok)

JAYAPURA – Kedisiplinan dalam bertahan yang dilakukan PSIS Semarang saat bertandang ke markas Persipura Jayapura mampu mewujudkan target Laskar Mahesa Jenar meraih satu poin di Stadion Mandala Jayapura, Rabu (18/7) sore. Skuad asuhan Vincenzo Alberto Annese di pekan ke-16 Liga 1 itu bermain imbang dengan skor 0-0 di kandang klub berjuluk Mutiara Hitam tersebut.

Hasil ini membuat PSIS mengumpulkan 16 poin dari 16 laga yang sudah dijalani dan masih bertahan di posisi ke-17 klasemen sementara Liga 1. Sementara itu, hasil imbang membuat Persipura berada di peringkat keenam dengan koleksi 23 poin. ”Kami bangga dengan hasil ini dan seperti sebuah kemenangan meskipun hanya satu poin. Sebenarnya kami bisa mendapatkan hasil lebih tapi tetap kami syukuri. Semua berkat kerja keras, fokus, dan kedisplinan pemain bertahan kami dalam menahan serangan lawan di laga ini,” kata Vincenzo dalam sesi jumpa pers.

Dia memuji perjuangan seluruh pemain di lapangan. Bagi allenatore asal Italia itu, meski berpredikat tim promosi dari Liga 2 dan menghadapi klub besar dengan empat gelar Liga Indonesia, Haudi Abdillah dan kolega mampu menunjukkan permainan yang apik. ”Persipura tim besar dan sempat bermain di Asia dalam beberapa musim lalu. Sementara kami dari Liga 2. Selain lini belakang yang solid, mental pemain kami terbentuk,” jelas Vincenzo.

PSIS di laga ini tidak diperkuat Bruno Silva sebagai penyerang murni karena cedera. Trio Komarodin-Hari Nur-Aldaier Makatindu dirasa belum banyak menyulitkan tuan rumah. Sebab, timnya kehilangan sosok target man. ”Kami tidak ada penyerang murni dan hanya mengandalkan pemain dari sayap dan tengah sehingga cukup kesulitan di depan,” tandasnya.

Soal lini depan ini CEO PSIS, Alamsyah Satyanegara Sukawijaya juga melihat dalam laga melawan Persipura timnya bermain kurang tenang ketika di depan gawang. Namun, dia bersyukur PSIS bisa meraih satu poin di kandang Persipura.

”Kalau lebih tenang, kami bisa memanfaatkan peluang menjadi gol. Hasil ini lumayanlah bagi kami dan kami akan langsung fokus menjamu Persebaya, Minggu (22/7) nanti di pertandingan terakhir putaran pertama,” ujar pria yang akrab disapa Yoyok Sukawi itu saat melakukan nonton bareng di Mes PSIS.

Pada pertandingan ini PSIS memperoleh peluang emas lewat tendangan keras Ibrahim Conteh di menit ke 62. Namun sepakannya masih jatuh ke pelukan kiper Persipura Dede Sulaiman. Hal yang hampir mirip dilakukan Komarodin di menit ke-75. Sayang, sepakan pemain asal Kendal ini masih melambung tinggi di atas mistar gawang.

Di lain sisi Karteker Pelatih Persipura Tony Ho menyatakan para pemainnya sudah bekerja keras dan mencoba ambil inisiatif menyerang sejak menit awal. Namun PSIS dinilai menumpuk 10 pemain dalam bertahan. ”Nah, masalahnya kami tidak punya winger yang cepat untuk membongkar pertahanan lawan pada saat ini. Kami dikejar untuk memenangi pertandingan sehingga kebuntuan di depan semakin terasa karena beban menang pada para pemain kami,” tutur Tony Ho. (rr)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here