Bagikan
Danijel Subasic/dok

MOSKWA – Kemampuan kiper akan diuji ketika Kroasia bersua Inggris pada semifinal Piala Dunia 2018 di Stadion Luzhniki, Moskwa, Kamis (12/7) dini hari WIB. Dalam fase gugur, faktor penjaga gawang benar-benar krusial. Apalagi jika memasuki adu penalti. ”Tangan sakti” Danijel Subasic, kiper Kroasia, sudah teruji di Rusia. Dia mematahkan tiga eksekutor Denmark saat The Blazers menang 3-2 dalam adu penalti di babak 16 besar.

Aksi heroik Subasic berlanjut pada perempat final. Meski mengalami cedera hamstring, dia tetap tampil mantap dan menggagalkan satu penembak penalti Rusia. ”Dia telah membuktikan diri sebagai pahlawan kami,” tutur Pelatih Kroasia Zlatko Dalic memuji Subasic. Keberadaan kiper Monaco itu amat dibutuhkan untuk menangkal ancaman Inggris. Selain mengandalkan bomber tajam Harry Kane, The Three Lions sangat berbahaya dalam bola-bola mati.

”Kami sudah mempelajari permainan Inggris, dan siap memberikan yang terbaik,” ungkap Subasic. Dalic mengakui kegarangan Kane. Kendati begitu, timnya sama sekali tak gentar. Mantan juru latih Al-Ain itu tetap mengusung pola 4-2-3-1. Dua gelandang, Luka Modric dan Ivan Rakitic, akan menjadi dinamo di lapangan tengah.

Bagaimana dengan skuad Tiga Singa? Pasukan besutan Gareth Southgate juga punya penjaga gawang berbakat. Dia adalah Jordan Pickford. Kiper Everton ini pernah diolok-olok lantaran tingginya cuma 185 cm. Biasanya, penjaga gawang di Eropa memiliki tinggi di atas 190 cm. Namun, ejeken itu justru jadi pelecut baginya.

Pickford membuat dua penyelamatan gemilang ketika Union Jack menyingkirkan Swedia di perempat final. Refleksnya yang baik berhasil mementahkan dua kali upaya Marcus Berg. Pickford juga piawai menggagalkan penalti. Dalam adu penalti melawan Kolombia pada babak 16 besar, dia dua kali merontokkan eksekutor wakil dari Amerika Selatan tersebut.

“Saya tak akan membiarkan kritikan menjatuhkan saya. Ini hanya sebuah pertandingan, dan saya tidak memikirkan hal itu mempengaruhi kehidupan saya sehari-hari,” ujar Pickford. Gareth Southgate, tactician Tiga Singa, percaya penuh dengan kiprah Pickford. Dia optimistis timnya bisa mencapai final World Cup yang kedua setelah 1966.

Eks bek tengah itu bakal mempertahankan 11 starter pilihannya dengan formasi 3-5-2. Tiga bek diisi John Stones, Harry Maguire, dan Kyle Walker. Sementara tombak kembar dipercayakan pada Kane dan Raheem Sterling. (rr)

 

 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here