Bagikan
Roberto Martinez/dok

SAINT PETERSBURG – Pelatih Belgia Roberto Martinez dan Didier Deschamps, tactician Prancis, sama-sama membidik final pertamanya di Piala Dunia. Setan Merah bersua Les Bleus pada semifinal World Cup 2018 di Stadion Saint Petersburg, Rabu (11/7) dini hari WIB. Reputasi Martinez memang di belakang Deschamps. Namun, pria berkebangsaan Spanyol ini sedang menuju status elite. Untuk itu, dia harus meloloskan Eden Hazard dan kawan-kawan ke partai puncak.

Martinez tanpa ragu sangat mengandalkan peran Hazard. Dalam skema 3-4-3 atau 3-4-2-1, bintang Chelsea itu memegang figur sentral sebagai motor serangan. “Eden adalah kapten hebat, seorang pemimpin. Dia selalu jadi diri sendiri dan saya menyukai itu. Dia selalu meminta bola, dan memainkan sepak bola terbaiknya saat ini,” kata Martinez.

Hazard merupakan salah satu protagonis dalam perjalanan impresif Setan Merah di Rusia. Pemain 27 tahun itu sejauh ini mencetak dua gol dan dua assist dalam empat kali penampilan. “Ini belum berakhir. Kami memimpikan yang lebih heboh lagi,” ungkap Hazard.

Duel di Saint Petersburg akan menandai pertemuan Belgia dan Prancis untuk kali pertama dalam tiga tahun. Pada pertemuan terakhir Red Devils unggul 4-3. Duel ini juga mengetengahkan pemain-pemain yang merumput di Liga Primer Inggris. Kedua tim banyak yang membela Chelsea, Manchester City, Manchester United, dan Tottenham Hotspur.

Kalau Belgia mengandalkan Hazard, Prancis punya winger lincah Kylian Mbappe. Bintang 19 tahun yang akrab dipanggil Donatello itu sudah menyumbang tiga gol. Mbappe masih akan diandalkan melawan Setan Merah. Setelah tak mencetak gol dan assist pada perempat final menghadapi Uruguay, aksi Donatello kembali ditunggu fans Les Bleus.

Kecerdasan perlu ditunjukkan Mbappe. Pasalnya, Belgia sukses meredam Brasil yang punya penyerang-penyerang cepat seperti Neymar, Philippe Coutinho, Willian, Douglas Costa, dan Gabriel Jesus. Sementara itu, Deschamps ingin merasakan final keduanya Piala Dunia. Yang pertama adalah pada 1998 ketika dia memimpin Si Biru berjaya di kandang sendiri.

“Saya telah membawa banyak air di zaman saya. Ember-ember itu dipenuhi dengan piala,” kata Deschamps. Mantan gelandang ini berambisi mengubah peruntungannya. Dua tahun lalu, skuadnya dihentikan Portugal pada partai pamungkas Piala Eropa. Kini, dia memiliki kesempatan untuk memperbaiki reputasinya. Deschamps menyiapkan formasi 4-3-3 atau 4-2-3-1. Olivier Giroud, yang belum menghasilkan gol di Negeri Beruang Merah, tetap dipercaya sebagai striker tunggal. Giroud dilapis tiga gelandang serang, yakni Mbappe, Antoine Griezmann dan Paul Pogba. Prancis dan Belgia sudah 73 kali bertemu. Les Bleus menang 24 kali, kalah 30 kali, dan 19 kali berakhir seri. (rr)

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here