Bagikan
Rapat koordinasi pengamanan pertandingan PSIS melawan Bali United di Polres Magelang Kota, SMNet.Com/dh

 

MAGELANG- Laga kandang perdana PSIS Semarang menghadapi Bali United Minggu (1/4) di Stadion Moch Subroto,  Kota Magelang,  diamankan sekitar 350 personil gabungan. Diperkirakan ribuan supporter dari kedua tim  menyaksikan pertandingan Liga 1 Indonesia tersebut.

Kapolres Magelang Kota, AKBP Kristanto Yoga Darmawan melalui Kasubag Humas, AKP Esti Wardiani mengatakan, personil pengamanan itu berasal dari Polres Magelang Kota, Kodim 0705/Magelang, Polres Temanggung, Polres Magelang Kabupaten dan Armed 3 Magelang.  Jumlah itu masih ditambah personel K9 atau anjing pelacak dari Polres Temanggung, Kabupaten Magelang dan Kota Magelang.

‘’Kamis (29/3)  sudah rapat persiapan laga tersebut. Yang hadir dari perwakilan masing-masing Polres, Kodim, Armed, Dishub Kota Magelang, panitia pelaksana, pengelola stadion, tukang parkir, supporter dari PSIS, supporter dari Bali United dan supporter dari PPSM Sakti Magelang,’’ katanya.

Rapat tersebut dipimpin oleh Wakapolres Magelang Kota, Kompol Prayudha Widiatmoko dan Kabagops, Kompol Sri Hatmo. Pada rapat itu  disepakati berbagai hal teknis seputar pengamanan, rekayasa lalu lintas, parkir dan kesepakatan antarsupporter untuk tidak terjadi keributan.

‘’Kami perkirakan stadion akan dipenuhi supporter dari PSIS, Bali United dan masyarakat umum, termasuk VIP. Supporter dari Bali United hanya sekitar 4 bus, selebihnya dari PSIS dan umum,’’ ujarnya.

Esti menerangkan, juga disepakati untuk penempatan penonton. Di antaranya tribun barat bagian utara untuk umum, tengah umum VIP, dan selatan untuk supporter Bali United. Tribun selatan untuk supporter Panser Biru Semarang, sedangkan tribun timur untuk supporter Snex Semarang.

‘’Disepakati pula antarsupporter untuk saling menjaga keamanan, perdamaian dan bertanggung jawab apabila terjadi kerusuhan. Supporter juga sepakat  tidak membawa senjata tajam, miras dan mercon,’’ tuturnya.

Disamping itu, lanjut Esti, polisi tetap akan memeriksa barang bawaan penonton saat memasuki stadion. Hal ini untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan seperti kerusuhan atau lainnya.

‘’Kalau ada yang membandel, kami akan bertindak tegas. Bagaimanapun pertandingan sepak bola harus bisa dinikmati bersama tanpa ada rasa was-was akan terjadinya kerusuhan, bahkan sampai berakibat fatal,’’ tegasnya. (SMNet.Com/dh)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here