Bagikan
Sosialisasi lomba Krenova 2018 oleh Peneliti Balitbang Kota Magelang, Andjar Prasetyo, SMNet/dok

 

MAGELANG- Sebanyak 32 temuan atau karya mengikuti lomba kreasi dan inovasi (krenova) 2018 yang digelar Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kota Magelang. Mereka mengikuti 7dari 9 kategori yang dilombakan.

‘’Lomba krenova berlangsung dua hari mulai 14 Maret 2018,  diambil tiga juara. Yaitu juara A, B dan C. Tim juri terdiri lima orang diketuai Andjar Prasetyo, Peneliti Balitbang Kota Magelang,’’ ujar Sekretaris Balitbang setempat Heni Asmoro, kemarin.

Hingga pendaftaran ditutup pada 9 Maret 2018 jumlah karya yang masuk sebanyak 46  buah. ‘’Namun yang lolos verifikasi administrasi sebanyak 32 karya. Dari sisi kuantitas menurun 18%, namun kualitasnya bervariatif. Peserta laki-laki sebanyak 44 orang dan perempuan 6 orang,’’ tutur Kabid Pengembangan Penerapan Iptek dan Harmonisasi Inovasi, Catur Adi Subagyo.

Menurutnya, kategori yang diikuti meliputi kesehatan, obat-obatan dan kosmetika. Betrikutnya agribisnis dan pangan, energi, kehutanan dan lingkungan hidup, kerajinan dan industri rumah tangga. Selanjutnya pendidikan, rekayasa dan manufaktur.

‘’Tiga hal yang diutamakan pada lomba krenova. Yaitu penemuan baru, kreativitas dan inovasi. Sedang sebaran peserta di tiga kecamatan di Kota Magelang, meliputi 12 kelurahan dari seluruhnya 17 kelurahan ,’’ tambah Sekretaris Panitia Pelaksana Penjaringan Krenova 2018, Misrun.

Peneliti Balitbang Kota Magelang Andjar Prasetyo menjelaskan, 10 karya terbaik akan didaftarkan untuk mendapatkan hak kekayaan intelektuan (HKI). Selain itu, temuan warga Kota Magelang tersebut  juga akan diikutkan pada lomba tingkat Jateng untuk kategori utama, harapan dan favorit.

Dari 359 temuan krenova sejak 2004 hingga 2017, lanjutnya, baru sekitar 2% yang bisa komersil. Padahal tujuan utama krenova diselenggarakan supaya temuan tersebut menjadi komersil.

Seperti diketahui,  di  penghujung tahun 2017 Kota Magelang meraih  Innovative Government Award (IGA) yang diserahkan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo.

Kepala Balitbang Kota Magelang Arif Barata Sakti, menjelaskan, instansi yang dipimpinnya merupakan satu-satunya yang berbentuk badan di Jateng. Perannya mengawal dan mendampingi inovasi Kota Magelang.

‘’Mulai 2004 hingga  saat ini krenova sudah menghasilkan 359 karya. Sedangkan inovasi OPD yang diawali tahun 2017 sudah terinventarisir sebanyak 11 inovasi dan akan terus bertambah,’’ tutur Arif. (SMNet/dh)

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here