Bagikan
Asisten II Joko Budiyono (kanan) didampingi Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) M Abdul Aziz meninjau pameran UMK, SMNet/dh

 

MAGELANG- Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) memfasilitasi para pelaku usaha mikro kecil  (UMK) bertemu dengan pelaku usaha menengah dan besar (UMB). Melalui langkah itu  diharapkan dapat membuka kerjasama kemitraan.

‘’Diharapkan, para pengusaha menengah dan besar bisa mendorong  pengusaha kecil supaya ke depannya bisa menjadi seperti mereka,’’ kata Asisten II  Setda Kota Magelang, Joko Budiono, ketika membuka  kegiatan temu usaha antara UMK dengan UMB di Borobudur Golf, kemarin.

Melalui temu usaha ini, lanjut Joko, juga diharapkan bisa mendorong daya tarik investasi melalui pemberdayaan UMK. Selain itu, mendorong pergerakan ekonomi kerakyatan dan penyerapan tenaga kerja.

Untuk itu, kegiatan temu usaha antara UMK dan UMB diharapkan tidak berhenti pada semangat dan kesepakatan saja. Namun perlu benar-benar diwujudkan dalam kegiatan yang konkret dari aspek-aspek bidang usaha sesuai dengan mekanisme, prosedur dan target-target ekonomis yang akan dicapai.

‘’Kemitraan yang dibangun antara UMK dan UMB sudah semestinya dilakukan secara terus menerus dan berkelanjutan,  agar UMK kita makin maju dan mampu bersaing dengan usaha yang dikelola  manajemen bisnis modern dan modal yang lebih besar.’’ Ungkapnya.

Joko menambahkan, eksistensi UMK dalam struktur perekonomian nasional dan daerah tidak hanya berperan sebagai katup pengaman dalam penyerapan tenaga kerja, namun juga sebagai unit usaha yang mampu menumbuhkan wirausaha baru.Sekaligus menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat dan meningkatkan pendapatan mereka di tengah terjadinya krisis ekonomi global.

Ketua panitia kegiatan Sriarsih Widiastuti melaporkan, kegiatan temu usaha kali ini diikuti   sebanyak 60 pelaku UMK, UMB, asosiasi, dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) jajaran Pemkot Magelang.

Tujuan dari kegiatan temu usaha ini antara lain memfasilitasi pengembangan kemitraan usaha antara UMK dan UMB.

Selanjutnya  memperkuat jaringan bisnis UMK yang berorientasi ekspor, melalui pengembangan kerjasama kemitraan dengan Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Jawa Tengah, serta meningkatkan akses pasar dalam negeri bagi bisnis UMK.

Adapun sasaran dari kegiatan ini adalah terwujudnya kesepakatan kerjasama usaha antara UMK dengan UMB dan Kadin Jateng, yang selanjutnya diimplementasikan dengan kegiatan usaha yang konkrit dan terukur. (SMNet/dh)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here