Bagikan
Geoff Fox (kiri) dan mantan mantan rektor Unissula Anis Malik Thoha Lc MA PhD (kanan) dalam seminar membahas ideologi modern di kampus Kaligawe Unissula.(Foto:Hm)

SEMARANG – Fakultas Agama Islam Universitas Islam Sultan Agung (FAI Unissula) menggelar seminar internasional bertajuk “Modern Ideologies and Their Impacts for Education and Life in the West” di kampus Kaligawe (22/2/2018).

Narasumber Geoff Fox yang dipandu moderator Anis Malik Thoha Lc MA PhD memaparkan sejumlah fakta tentang pertarungan ideologi di Barat dan akibat-akibat yang ditimbulkan dalam pendidikan dan kehidupan.

Sejumlah ideologi yang lahir dan berkembang di Barat, feminisme sebagai contoh, telah menciptakan keruwetan tersendiri dalam pendidikan dan kehidupan. Salah satu yang dirasakan sendiri oleh pembicara adalah melunturnya nilai-nilai keluarga dan semakin hilangnya nilai kebersamaan.

Budayawan Australia lebih dalam menyampaikan bahwa tingkat stres dan angka statistik bunuh diri di wilayah-wilayah berperadaban Barat sangat tinggi dibandingkan di negara-negara Asia seperti Indonesia.

Ia lantas mengajukan sebuah pertanyaan retoris, apakah dengan kondisi semacam itu maka Barat menjadi tempat yang kondusif untuk menuntut ilmu. Baginya, situasi dan kondisi di Indonesia lebih memungkinkan untuk menciptakan suasana keilmuan yang baik.

Pembicara menyampaikan keheranannya ketika masyarakat Timur justru gandrung dengan model-model pendidikan atau bahkan berupaya keras agar bisa kuliah di luar negeri. Seharusnya yang dilakukan oleh masyarakat Indonesia adalah melakukan akselerasi peningkatan mutu pendidikan dalam negeri.

Situasi dan kondisi dalam negeri Indonesia dengan keanekaragaman dan tingkat toleransi yang dimiliki, menurut pengamatan pembicara, lebih memiliki peluang besar untuk menciptakan iklim belajar yang kondusif.(SMNet.com/md)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here