Bagikan
AKSI PSIS: Salah satu aksi PSIS dalam persiapan menuju Liga 1. (dok)

SEMARANG – PSIS Semarang menjadwalkan kedatangan striker asal Brasil, Bruno Silva, di Semarang pada Senin (12/2) sore. Mantan pemain Portuguesa de Desportos yang berlaga di Liga Brasil nantinya akan diberikan kesempatan Pelatih PSIS Subangkit untuk beradaptasi beberapa hari.

Jarak tempuh yang jauh membuat pelatih asal Pasuruan ini tak akan tergesa-gesa menilai kemampuan pemain 26 tahun dan bertinggi 185 cm tersebut. “Bruno dari porto folio yang disodorkan manajemen punya tipikal striker yang mampu memanfaatkan peluang di muka gawang. Namun, dia mungkin belum akan ikut latihan berat pada dua hari latihan pekan ini. Jika jet lag perjalanan yang dia alami sudah hilang baru akan kami genjot untuk melihat kemampuannya,” kata Subangkit setelah penandatangan kerja sama PSIS dengan Indomie di MG Setos Hotel Semarang, Minggu (11/2) siang.

Bruno sudah berkomunikasi dengan manajemen PSIS sejak awal Februari lalu. Namun, pemain ini masih menunggu visa untuk bisa masuk ke Indonesia. Selain dia, ada dua pemain Asia yang bakal didatangkan. Keduanya berposisi sebagai gelandang serang, yakni dari Irak dan Kirgistan. Pemain asal Kirgistan yang akan didatangkan merupakan pemain tim nasional sepak bola di negaranya dan pernah memperkuat Dynamo Kiev B. Sementara pemain asal Irak terakhir bermain di salah satu negara di Asia Tenggara dan punya gaya bermain yang keras dan lugas.

“Para pemain asing yang datang sebelum kompetisi Liga 1 ini akan kami coba dulu. Tidak ada yang langsung kami ikat kontrak. Kami tidak ingin salah memilih,” lanjut Subangkit. Di samping pemain asing, Laskar Mahesa Jenar melakukan seleksi kepada dua pemain lokal, mantan kiper Semen Padang, Jandia Eka Putra, dan bek sayap Persebaya Surabaya, Said Marjan. “Kiper dan bek kiri masih menjadi kebutuhan kami. Kiper kami ada tiga saat ini. Sementara bek sayap ada empat, dan sejauh ini Frendy Saputra yang bisa di kiri. Jika Said belum bagus kami akan maksimalkan Safrudin Tahar atau Gilang Ginarsa bek kanan yang bisa bermain di sisi kiri,” papar mantan pelatih Sriwijaya FC di Indonesia Super League musim 2014 tersebut. (smn/rr)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here