Bagikan
Ketua Bidang Pendidikan PWI Kota Magelang, Asef Amani memberikan materi pelatihan kepada siswa SMK Muhammadiyah Satu, Bandongan.(Foto: SMNet/dh)

MAGELANG- Dalam upaya edukasi literasi media, PWI Kota Magelang bersama SMK Muhammadiyah Satu (Mutu) Bandongan memberi pelatihan jurnalistik kepada para pelajar kelas X dan XI selama dua hari, akhir pekan lalu. Sebanyak 20 siswa berpartisipaso dalam pelatihan ini dan mereka sangat antusias mengikutinya.

Selain literasi media, pelatihan ini juga tidak lepas dari keinginan pihak sekolah untuk membuat para peserta mahir menulis. Tidak hanya menulis berita, para siswa juga diharap mahir menulis jenis tulisan lain, seperti opini, artikel popular dan lainnya.

‘’Kami sudah menunggu lama momen ini dan akhirnya datang juga. Kami harap anak-anak bisa menulis dengan baik,’’ ujar Wakil Kepala SMK Mutu Bandongan Bidang Kesiswaan, Yuni Chomsatun.

Dia menuturkan, ada keinginan dari pihak sekolah untuk membuat tabloid atau majalah sekolah yang dapat menampung karya tulis siswa. Termasuk sebagai media informasi agar keberadaan sekolah makin dikenal luas masyarakat.

Namun, lanjut Yuni, karena kemampuan menulis para siswa belum ada, maka perlu diadakan pelatihan dengan menggandeng PWI Kota Magelang. Siswa yang mengikuti pelatihan ini merupakan siswa terpilih atau siswa yang antusias dengan bidang penulisan.

‘’Dengan pelatihan yang cukup singkat ini kami berharap ada wawasan bagi siswa, sehingga mereka memiliki gambaran yang luas bagaimana membuat tabloid,’’ harapnya.

Bendahara PWI Kota Magelang, Ch Kurniawati mengungkapkan, PWI berterima kasih karena dipercaya untuk mendampingi siswa dalam pelatihan jurnalistik. Pihaknya juga  siap jika diminta untuk mendampingi proses pembuatan tabloid sekolah.

‘’Semua orang bisa menulis asal selalu diasah dan tekun, serta tidak cepat putus asa dan harus dilatih secara terus menerus,” tuturnya yang mengisi materi praktek di lapangan.

Ketua Bidang Pendidikan PWI Kota Magelang, Asef Amani menyambut baik kerjasama ini. Sebab, PWI Kota Magelang memang memiliki sejumlah program, salah satunya pelatihan jurnalistik.

‘’Program ini merupakan bakti dari PWI Kota Magelang, agar ilmu jurnalistik dimengerti masyarakat secara luas, terutama siswa. Sekaligus bertujuan menangkal berita-berita palsu yang akhir-akhir ini banyak tersebar melalui media sosial,’’  jelasnya.

Beberapa materi yang diberikan dalam pelatihan ini. Antara lain Mengenal Jurnalistik dan Manajemen Redaksi, Teknik Wawancara dan Menulis Berita, Tips Menulis Opini dan Fotografi Jurnalistik,  serta praktek di lapangan. Pemateri merupakan anggota PWI antara lain Joko Suroso, Salman, Adi Daya Perdana, Ika Fitriana, Asef Amani, Wiwid Arif Setyoko dan Hadi Agha.

Rizal, salah satu peserta mengaku, sangat terbantu dengan adanya pelatihan ini. Dia juga merasa beruntung karena menjadi siswa pilihan yang ikut pelatihan di bawah bimbingan jurnalis-jurnalis Magelang.

‘’Memang menulis itu tidak mudah, tapi dari pelatihan ini saya mulai bisa menulis, seperti berita. Juga tahu teknik fotografi jurnalistik. Semoga nanti ada pelatihan lagi,’’ pinta warga Bandongan. (SMNet/dh)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here